<
Show/Hide
  1. Home
  2. Koran Jubi
  3. Percasi Kota Jayapura bina generasi muda
  • Kamis, 19 Juli 2018 — 09:20
  • 648x views

Percasi Kota Jayapura bina generasi muda

Ilustrasi, Percasi Kota Jayapura terbuka bagi siapa pun yang berminat melatih catur. Tempat pelatihannya di Entrop, Distrik Jayapura Selatan dan Waena, Distrik Heram– Jubi/Hengky Yeimo
◕‿◕“Tujuan dari pada pelaksanaan ini agar bagian dari program kerja masa kepengurusan Percasi Kota Jayapura dalam rangka ajang seleksi POPNAS 2019 dan PON 2020 di Papua,” katanya.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

FEBRIANDO Marisan fokus menatap bidak catur. Ia tengah berpikir rupanya. Sebab dirinya harus konsentrasi pada permainan. Jika konsentrasi hilang, maka dirinya tak akan memenangkan pertandingan.

Sesekali menjawab pertanyaan Jubi saat disambangi di Dok II, Kota Jayapura, Senin, 16 Juli 2018, sore. Siswa Kelas II Sekolah Menengah Pertama (SMP) Papua National School ini mengaku tertarik bermain catur semenjak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Catur merupakan hobinya.

“Saya mengkuti berbagai event di sekolah, pernah saya juara 2. Saya selalu  persembahkan kemenangan saya untuk Tuhan, keluarga, dan sekolah,” ujarnya kepada Jubi.

Marisan mengatakan untuk event di luar sekolah ia baru mengikuti pertandingan yang digelar Pemerintah Kota Jayapura. Ia bahkan akan berkomitmen untuk dan fokus dan terus berlatih catur, agar bisa berpartisipasi pada event yang lebih besar semacam POPNAS atau PON XX tahun 2020 di Papua.

“Catur itu baik, bagaimana bisa melatih kita untuk menganalisis dan mempertajam daya ingat serta menguji kesabaran kita. Begitu makna catur bagi saya,” katanya.

Setelah vakum beberapa tahun terakhir, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Jayapura kini aktif lagi. Ketua Percasi Kota Jayapura, Merlan Uloli, mengatakan mengaktifkan Percasi merupakan momentum bersejarah dan penting dalam membina generasi muda, dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas atletnya.

“Saya harap agar pengurus dapat bergandengan tangan, serius dan mau luangkan waktu, baik mengawal persatuan catur di Kota Jayapura, agar Percasi Kota Jayapura dapat berkembang dan menjadi contoh di daerah lain di Papua” kata Merlan Uloli.

Merlan dilantik sebagai ketua Percasi Kota Jayapura, 4 Mei 2018. Usai dilantik pengurus langsung menggelar pertandingan catur dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirayakan tiap 2 Mei.

“Tujuan dari pada pelaksanaan ini agar bagian dari program kerja masa kepengurusan Percasi Kota Jayapura dalam rangka ajang seleksi POPNAS 2019 dan PON 2020 di Papua,” katanya.

Merlan mengapresiasi Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) selaku Ketua KONI Kota Jayapura yang berkomitmen membenahi Percasi Kota Jayapura.

“Sebab dana permulaan kegiatan dibantu oleh wali kota sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik,” kata Merlan.

Sekretaris Percasi Kota Jayapura, Arifin Asyim, mengatakan Percasi diaktifkam kembali untuk mencari bibit-bibit catur.

“Kami akan tampung dalam pelatihan secara kontinu. Kita akan mendidik mereka. Sementara kita akan melatih sendiri. Kebetulan saya juga pelatih catur di Kota Jayapura.  Atau nanti pelatihnya didatangkan dari luar negeri sesuai dengan harapan bapak ketua Percasi Provinsi Papua Klemen Tinal,” kata Arifin.

Arifin optimistis bahwa pihaknya siap menghadapi PON 2020 di Papua. Mereka pun mempersiapkan atlet-atlet catur yang andal untuk merebut emas mewakili Papua. 

“Saya yakin dan optimistis. Saya sudah berpengalaman. Saya waktu SMP 1985 mendapatkan juara,” katanya.

Percasi Kota Jayapura terbuka bagi siapa pun yang berminat melatih catur. Tempat pelatihannya di Entrop, Distrik Jayapura Selatan dan Waena, Distrik Heram.

Sementara Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan untuk meningkatkan prestasi catur, semua pihak harus bahu-membahu menigkatkan atlet-atlet catur di Kota Jayapura.

“Saya harap sebagi aset di Kota Jayapura tentunya mengukir prestasi. Apabila fondasinya kokoh dan bersinergi. Untuk itu keberadaan bagaimana melakukan pembinaan usia dini secara prositif dan profesional,” kata Mano.

Ia berharap agar pengurus dapat belajar dari pengurus sebelumnya untuk membina organisasi, sekaligus melakukan kaderisasi terutama kepada generasi muda.

“Semua program yang tercantum dan belum pernah dilakukan. Dengan adanya pengurus baru ini dapat melaksanakan program-program dimaksud,” katanya.

Pembinaan catur bagi generasi muda, kata Mano, dilakukan agar orang muda dapat mengekspresikan dan menemukan jati dirinya serta menyalurkan energi positif yang mereka miliki.

“Saya yakin akan lahir bibit muda yang akan bersaing di POPNAS tahun 2019 dan PON 20 Tahun 2020 di Papua,” katanya. (*)

Reporter :Hengky Yeimo
Editor : Timoteus Marten
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Maraknya pembalakan liar di Tanah Papua

Selanjutnya

Siapakah yang dibidik KY ?

Komen Saya

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua