<
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. 15 ton lempengan karet produksi Boven Digoel dikirim perdana ke Jakarta
  • Selasa, 21 November 2017 — 17:20
  • 1246x views

15 ton lempengan karet produksi Boven Digoel dikirim perdana ke Jakarta

Lempengan karet sebanyak 15 ton yang sedang diturunkan dari atas truk untuk dikirim ke Jakarta – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi –Sebanyak 15 ton sit atau lempengan karet hasil produksi masyarakat Kabupaten Boven Digoel, dikirim perdana ke Jakarta beberapa hari lalu. Itu atas  hasil kerja keras masyarakat bersama  PT Kaiwan Yedija Sejahtera.

Direktur PT Kaiwan Yedija Sejahtera Boven Digoel, Nathalis B Kaket kepada sejumlah wartawan Selasa (21/11/2017) menjelaskan, selama ini, salah satu komoditas unggulan masyarakat yakni karet seperti mati suri, akibat ketidakmampuan dari beberapa sektor memperhatikan secara sungguh-sungguh.

“Sebagai anak negeri, kami hidupkan kembali. Karena merupakan salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambanop-Caherul Anwar,” ujarnya.

Sebagai tindaklanjutnya, jelas Nathalis, selama setahun, ia mulai memberikan pelatihan kepada masyarakat dari beberapa kampung dan distrik di Kabupaten Boven Digoel tentang tata cara pembagian bidang sadap, penyadapan, penyayatan, pembekuan, pengasapan hingga sampai menghasilkan lempengan karet berkualitas.

Atas kerja keras selama setahun, katanya, pada Sabtu 19 November 2017, dilakukan pengiriman perdana 15 ton sit karet ke salah satu perusahan di Jakarta.

“Memang kuota yang ditargetkan setiap tahun pengiriman adalah 180 ton. Namun, terus ditingkatkan dengan memperhatikan kualitas dari lembaran karet. Karena itu paling utama,” tegasnya.

Dikatakan, ini adalah momen awal kebangkitan untuk memproduksi karet. Apalagi ditekuni dan dikerjakan oleh masyarakat asli Papua di Kabupaten Boven Digoel.

“Saya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan terhadap kualitas karet. Karena target ke depan nanti adalah pengiriman langsung ke Singapura,” tuturnya.

Ditambahkan, saat ini terdapat 5.000- 6.000  kepala keluarga di Boven Digoel memiliki pohon karet dengan luasan mencapai 3.000 hektar. Secara umum, usia pohon karet itu sudah produktif dan dapat disadap getahnya.

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop beberapa waktu lalu mengatakan, salah satu potensi unggulan masyarakat yang belum digarap maksimal adalah karet.

“Saya berkomitmen selama lima tahun memimpin, akan memberikan dorongan kepada masyarakat menyadap karet. Nantinya pemerintah akan membeli hasil mereka sekaligus dijual keluar daerah,” ungkapnya. (*)

Reporter :Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Polres Merauke akan musnahkan ribuan pil PCC

Selanjutnya

Pasca kematian Isak Dermuye Kua, oknum anggota TNI diduga ancam keluarga korban

Komen Saya

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua