<
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pemberlakuan UMP dan UMR belum optimal di Kaimana
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 22:40
  • 2381x views

Pemberlakuan UMP dan UMR belum optimal di Kaimana

Ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbay - Jubi/Jacob

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kaimana, Jubi - Pemberlakuan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum  Regional (UMR), bagi buruh dan karyawan di perusahaan, maupun tenaga kontrak di instansi vertikal pemerintah di Papua, khususnya Kabupaten Kaimana dinilai masih jauh dari yang diharapkan.
    
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbay, Senin (16/10/2017) di Kaimana.

"Diharapkan kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan, agar bisa mengambil langkah serius, dengan melakukan pendataan dan menyurati pihak-pihak terkait yakni perusahaan," sampainya.

Ia mengatakan perlunya evaluasi dan jangan tinggal diam. Selain itu dilakukan sosialisasi ke perusahaan.

"Harus diperhatikan, sebab ini menyangkut kesejahteraan pekerja. Saya optimis upah tenaga kerja bisa naik," katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Ketenagakerjaan Kaimana, Hariyanto Tafre, mengatakan di Indonesia aturan terbanyak ada di Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Ketenagakerjaan. 

"Dan mungkin yang mempunyai UU terbanyak ialah Dirjen Tenaga Kerja. Namun kondisi di lapangan itu berbeda dengan aturan yang ada. Tapi kami akan mulai melakukan sosialisasi dan monitoring," katanya. (Jacob Owen)

Reporter :Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Komisi A DPRD Kaimana minta pemerintah evaluasi tenaga kontrak

Selanjutnya

Pelajar di Kaimana ikut sosialisasi bahaya narkoba

Komen Saya

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua