Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. UN hari pertama di SMK YPK Efata diikuti 117 siswa
  • Selasa, 04 April 2017 — 14:35
  • 1674x views

UN hari pertama di SMK YPK Efata diikuti 117 siswa

“Totalnya 125 peserta ujian yang terdaftar, tetapi ada 8 orang dari admistrasi perkantoran yang tidak mengikuti kegiatan mulai dari USBN, ujian praktek dan ujian-ujian lainnya. Jadi, yang mengikuti UN saat ini 117 murid,” kata Wakil Kepala Sekolah SMK YPK Efata Kaimana, Rudy Natingkasih. 
Peserta UN di SMK Efata, Kaimana, Papua Barat, ketika mengerjakan soal ujian pada Senin (3/4/2017) – Jubi/Jacob Owen
Admin Jubi
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2016/2017 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Efata, Kaimana, Papua Barat, Senin (3/4/2017) yang dimulai pukul 10.30 WIT hingga pukul 12.30 WIT diikuti 117 siswa. 

Peserta UN terdiri dari 37 orang jurusan teknik komputer dan jaringan, akuntansi 18 orang dan administrasi perkantoran 70 orang. 

“Totalnya 125 peserta ujian yang terdaftar, tetapi ada 8 orang dari admistrasi perkantoran yang tidak mengikuti kegiatan mulai dari USBN, ujian praktek dan ujian-ujian lainnya. Jadi, yang mengikuti UN saat ini 117 murid,” kata Wakil Kepala Sekolah SMK YPK Efata Kaimana, Rudy Natingkasih. 

Ia mengatakan, pihaknya selesai lebih cepat daripada SMKN 1 dan SMKN 2 Kaimana yang dimulai sejak pukul 08.30 WITsampai pukul 16.00 WIT karena dua sekolah ini melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dibagi dalam 3 sesi. 

Menurut dia pihaknya menggelar berbagai kegiatan untuk menghadapi ujian ini. namun terkendala dengan anggaran. 

“Ini kan masa transisi SMA dan SMK langsung ditangani oleh provinsi. Jadi, memang kendala kami tahun ini untuk alokasi anggaran untuk kegiatan UNBK dan UN. Selama ini ada anggaran itu. Sekarang tidak ada. Jadi, kami gunakan dana dari sekolah,” katanya sambil berharap sekolahnya lulus 100 persen. 

Pengawas UN Dinas Pendidikan Kaimana, Chairil mengatakan, ujian menggunakan pensil ini tak berpotensi pada kebocoran soal-soal karena dikawal pihaknya. 

“Kekurangan atau kesalahan pada lembar soal dan lembar jawaban sampai saat ini tidak ada. Semua berjalan baik,” katanya. 

Siswa kelas XII SMK YPK Efata Kaimana, Josua Kambu mengaku tak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang ada. 

“Sebelum UN kami juga melakukannya di sekolah. Jadi, tidak bingung. Kami bisa mengerjakan soal dengan baik,” kata Josua. (Jacob Owen)
 

loading...

Sebelumnya

Jelang pesparawi kota Kaimana “dipoles” 

Selanjutnya

Sejumlah perusahaan kayu di Papua Barat kecewa, ini alasannya

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33279x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16748x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16320x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe