Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Meky Nawipa-Oktovianus Gobay pimpin Paniai
  • Kamis, 20 September 2018 — 21:00
  • 1241x views

Meky Nawipa-Oktovianus Gobay pimpin Paniai

Kossay pun mengapresiasi beberapa pasangan calon yang kalah dalam pertarungan di Paniai, bisa menyempatkan diri untuk hadir pada penetapan tersebut.
Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay (kiri), saat menyerahkan SK penetapan kepada bupati terpilih Kabupaten Paniai, Meky Nawipa usai acara penetapan - Jubi/Roy Ratumakin
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua akhirnya menetapkan Meky Nawipa-Oktovianus Gobay, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai periode 2018-2023, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang dilakukan oleh pasangan calon Hengky Kayame-Yekeskiel Teneuyo.

Acara penetapan tersebut berlangsung di Grand Abe Hotel, Rabu (19/9/2018) malam, dengan agenda rapat pleno terbuka penetapan pasangan terpilih, dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Paniai tahun 2018.

"Proses ini akhirnya selesai dengan putusan malam ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Paniai, yang telah mendukung agar proses yang berlangsung di MK beberapa waktu lalu, akhirnya berjalan dengan baik dan tidak ada gejolak," kata Ketua KPU Theodorus Kossay dalam sambutannya.

Kossay pun mengapresiasi beberapa pasangan calon yang kalah dalam pertarungan di Paniai, bisa menyempatkan diri untuk hadir pada penetapan tersebut.

"Ini menunjukkan bahwa Pilkada sebenarnya aman, dan sudah ada revolusi konflik yang telah dibangun. Ini menjadi contoh bagi kabupaten lain," ujarnya.

Sekadar diketahui KPU Paniai dalam hal ini KPU Provinsi Papua akhirnya menang melawan Hengky Kayame-Yekeskiel Teneuyo, yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak menerima keputusan KPU Paniai, yang menetapkan pasangan calon Meky Nawipa-Oktovianus Gobay sebagai pemenang Pilkada Papua 2018.

"Dalil pemohon tentang rekomendasi Panwas Nomor 067 tentang pemungutan suara ulang (PSU) di empat distrik antara lain Distrik Aradide, Bogobaida, tidak dapat dibuktikan di dalam persidangan terkait kecurangan-kecurangan, sebagaimana dituduhkan kepada KPU sebagai penyelenggara Pilkada," ujar Kossay.

Dikatakan bahwa apabila dilakukan pemungutan ulang pun, belum tentu mempengaruhi kemenangan Meky Nawipa dan pasangannya Oktovianus Gobay.

Terpisah, Bupati terpilih Kabupaten Paniai Meky Nawipa dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Paniai, karena telah mempercayakan dirinya dan pasangannya untuk memimpin Paniai lima tahun ke depan.

"Saya juga mengucapkan selamat kepada Pak Hengky bersama tim, dan kami siap bekerjasama untuk membangun Paniai lima tahun ke depan. Mari kita bangun Paniai dengan damai sehingga dapat mengantarkan Paniai lebih baik lagi di masa yang akan datang," ujar Nawipa.

Untuk diketahui, Pilkada Paniai 25 Juli 2018 lalu, pasangan Hengky Kayame memperoleh 29.761 suara, sementara perolehan suara pasangan Meky Nawipa adalah 71.072 suara. Ada selisih 41.311 suara.

Menolak hasil putusan KPU Paniai, pasangan Hengky Kayame kemudian mengajukan gugatan ke MK. Persentase perolehan suara pasangan ini sangat jauh dari yang dibolehkan oleh Mahkamah Konstitusi, yaitu ambang batas 2 persen dari jumlah keseluruhan 100.833 suara. Mestinya selisih 2.016 suara untuk bisa mengajukan perkara ke MK. (*)

loading...

Sebelumnya

Kasus warga Polandia, Kapolda Papua: hukum harus ditegakkan

Selanjutnya

Pemprov Papua harus segera selesaikan sengkarut batas wilayah

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33998x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18402x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17449x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe