Menteri Susi Larang Wartawan Sorong Liput Pemusnahan Kapal?

share on:
IST
IST

Sorong, Jubi – Kebebasan pers kembali diuji, Rabu, (17/8/2016) di Kota Sorong.

Sekitar pukul 15.00 WIT sejumlah wartawan yang hendak meliput pemusnahan kapal oleh Lantamal XIV Sorong rupanya dilarang melakukan liputan oleh pihak Lantamal XIV Sorong.

Menurut sejumlah wartawan yang dilarang itu, seorang petugas di Lantamal XIV tersebut mengatakan larangan liputan tersebut disampaikan oleh pimpinan mereka.

Olha Irianti seorang wartawan senior di Kota Sorong mengaku bingung dengan kebijakan Pihak TNI AL tersebut, karena menyebut nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Saya yang ikut rombongan kejaksaan dan penasehat hukum sempat ditanya-tanya oleh staf intel dan diultimatum agar tidak mempublikasikan aktivitas pemusnahan karena instruksi telegram dari Menteri Susi,” ujarnya, Kamis (18/8/2016) sore.

Lanjut Olha dirinya mengaku  diancam jika sampai foto beredar dan dipublikasikan maka dia yang bertanggung jawab.

Wartawan Radio Elshinta Willem Makatita pun mengaku mendapatkan arahan yang sama. Ia dilarang untuk meliput dengan alasan perintah Menteri Susi.

Asistem Oprasi Lanamak XIV Sorong Baharudin saat di konfirmasi mengatakan semua kewenangan dan masalah tersebut sebaiknya ditanyakan langsung kepada yang berwenang, tanpa menyebutkan siapa pihak yang berwenang tersebut.

“Nanti besok saja langsung kepada yag berwenang,” katanya.

Terpisah, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura, Evert Joumilena saat dimintai tanggapannya menyesalkan sikap lantamal XIV Sorong itu.

“Kegiatan pemusnahan tersebut berada di ruang public, seharusnya diliput dan menjadi konsumsi publik. Kalau ada larangan liputan, masyarakat akan bertanya, ada apa dibalik pelarangan tersebut,” katanya. (*)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Menteri Susi Larang Wartawan Sorong Liput Pemusnahan Kapal?