PM Nepal Undur Diri, Tiongkok Tekankan Kestabilan

share on:
Perdana Menteri Nepal, K.P. Oli - nepalmountainnews.com
Perdana Menteri Nepal, K.P. Oli – nepalmountainnews.com

Beijing, Jubi – Kementerian luar negeri Tiongkok, pada Selasa (26/7/2016), berharap seluruh pihak di Nepal mengutamakan kepentingan nasional dan bekerja untuk mencapai kestabilan, setelah perdana menteri negara itu mengundurkan diri sembilan bulan setelah diangkat.

Perdana Menteri Nepal, K.P. Oli, mengundurkan diri pada Minggu (24/7), beberapa menit sebelum parlemen mengadakan pemungutan suara terkait mosi tidak percaya terhadap dirinya.

Mundurnya Oli membawa negara di pegunungan Himalaya yang dilanda kekacauan politik selama bertahun-tahun itu ke sebuah tahap baru ketidakpastian politik.

Tiongkok bersaing meningkatkan pengaruhnya di Nepal, menantang posisi lama India sebagai kekuatan luar yang dominan.

Saat mengunjungi Tiongkok Maret lalu, Oli menandatangani sebuah kesepakatan yang mengizinkan Nepal menggunakan sejumlah pelabuhan Tiongkok dan melakukan perdagangan dengan negara lain. Hal itu secara potensial mengakhiri monopoli jalur perdagangan negara miskin itu selama beberapa puluh tahun oleh India.

“Sebagai tetangga dan teman, Tiongkok berharap seluruh partai dan berbagai pihak di Nepal mengedepankan kepentingan nasional dan rakyat mereka, dan menjaga kestabilan dan pengembangan Nepal,” kata Kemenlu Tiongkok dalam sebuah pernyataan singkat.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PM Nepal Undur Diri, Tiongkok Tekankan Kestabilan