Mantan Pemimpin PNG Mendesak Peter O’Neill Mundur

share on:
Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O'Neill. - Kantor PM PNG.
Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O’Neill. – Kantor PM PNG.

Jayapura, Jubi – Dua mantan Perdana Menteri Papua Nugini mendesak keras Peter O’Neill, yang menjabat perdana menteri saat ini untuk mundur dan menanggalkan jabatannya. Dua mantan perdana menteri tersebut adalah Sir Michael Somare dan Sir Mekere Morauta.

Mereka mengatakan saat ini PNG sedang menuju ke arah yang tidak pasti dan melalui jalanan licin, yang dipimpin oleh seorang laki-laki yang semakin berperilaku seperti seorang diktator, di mana dia mempertunjukkan pengabaian pada hukum.

Kedua mantan pemimpin itu meminta masrakyat PNG bergabung bersama mereka untuk menyelamatkan negara. Mereka menegaskan tidak ingin melihat demokrasi PNG dan lembaga-lembaganya hancur.

Mereka mengatakan Peter O’Neill telah membawa bangsanya jatuh bertekuk lutut pada sektor sosial, ekonomi dan politik. Dan, karenanya, O’Neill tidak boleh diizinkan melakukan kerusakan yang lebih luas.

Kedua mantan perdana menteri itu mengatakan O’Neill telah menipu masyarakat dengan mengatakan bahwa PNG sedang berlayar di samudera pemerintahan dengan lancar. Tetapi, mereka menyebut itu hanya sebuah sandiwara yang dilakukan penipu korupsi tak bermoral.

Mereka mengatakan satu-satunya cara untuk mengakhiri kekacauan dan pemecahan yang sedang dilakukan O’Neill adalah dengan mendesak DPR, mengundurkan diri, dan melakukan pemilihan perdana menteri PNG yang baru. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mantan Pemimpin PNG Mendesak Peter O’Neill Mundur