Hasil PSU Tahap II Mambra Dilaporkan ke MK

share on:
Ilustrasi pemungutan suara - Jubi/doc
Ilustrasi pemungutan suara – Jubi/doc

Jayapura, Jubi – Hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Tahap II Mamberamo Raya (Mambra), 9 Juni 2016 dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi, Selasa (21/6/2016. MK pun akan memutuskan apakah ada kecurangan dalam PSU Tahap II itu atau tidak.

Komisioner KPU Papua, Isak Hikoyabi mengatakan, rekapitulasi penghitungan suara PSU Tahap II Mambra sudah rampung 17 Juni lalu. KPUD setempat sudah melaporkan hasilnya ke MK

“Tinggal menunggu panggilan MK untuk hasil persidangan nanti. PSU kali inikan sesuai perintah MK dalam sengketa Pilkada Mamberamo Raya pada PSU sebelumnya. Hanya saja kami belum dapat jadwal sidangnya. Tapi kemungkinan sidang akan segera dilakukan,” kata Hikoyabi, Selasa (21/6/2016).

Menurutnya, setelah ada putusan MK terkait hasil PSU itu, KPU akan segera melakukan tahapan selanjutnya. Termasuk melakukan rekap suara dan memplenokan siapa pasangan kandidat yang terpilih jika MK memutuskan tak ada kecurangan dalam PSU tahap II.

“Inikan tergantung putusan MK nantinya. Setelaj itu KPU akan menindaklanjuti. Apakah menetapkan pemenang terpilih atau seperi apa. Pasangan yang dilaporkan ke MK kan belum ditetapan sebagai pemenang. Hanya yang memperoleh suara terbanyak sesuai hasil rekapitulasi,” ucapnya.

Namun kata dia, sejauh mulai dari pelaksanaan PSU Tahap II hingga rekapitulasi suara di kabupaten, tak ada laporan keberatan dari pasangan kandidat. Hanya saja, KPU Papua belum tahu apakah ada keberatan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) atau tidak.

“Hingga kini kami belum mendapat laporan keberatan untuk ditindaklanjuti. Nanti akan dilihat perkembangan di MK,” katanya.

PSU Tahap II Mambra diikuti pasangan Dorinus Dasinapa-Yakobus Britay dan pasangan Demianus Kyeuw-Kyeuw-Adrianus Manemi. PSU Tahap II dilaksanakan sesuai putusan MK pada sidang sengketa PSU sebelumnya, 23 Maret lalu.

Legislator Papua Papua dari daerah pemilihan Mamberamo Raya dan sekitarnya, Tan Wie Long berharap tak ada PSU Tahap III di kabupaten itu.

“Sudah cukup lama masyarakat Mamberamo Raya menantikan pimpinan depenitif. Beberapa kabupaten lain yang bersamaan dengan Mambra melaksanakan Pilkada serentak Desember 2015 lalu sudah memiliki pimpinan depenitif,” kata Tan. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Hasil PSU Tahap II Mambra Dilaporkan ke MK