Kaum Migran Protes, Bakar Penampungan Lampedusa

share on:
Ilustrasi - eastafro.com
Ilustrasi – eastafro.com

Roma, Jubi – Sekelompok pendatang membakar tempat penampungan di Pulau Lampedusa, Laut Tengah, Selasa (17/5/2016), namun tidak menimbulkan korban, kata petugas pemadam kebakaran Italia, menandai peningkatan ketegangan di pusat penampungan padat di Italia, sementara kedatangan pengungsi baru masih berlanjut.

Wali Kota Lampedusa, Giusi Nicolini, mengatakan satu bangunan terbakar dan empat pria tersangka pembakar telah dikenali. Beberapa kasur juga dibakar, namun jumlah kerugian masih belum diketahui, kata juru bicara kantor pemadam kebakaran.

Pada 2009 dan 2011, api melalap sebagian pusat migran itu, yang merupakan tempat pertama didatangi puluhan ribu migran yang berlayar dari Afrika ke Eropa.

Dalam dua tahun terakhir, lebih dari 320 ribu migran perahu tiba di pantai Italia dan banyak yang melanjutkan perjalanan ke utara dengan memintas peraturan Uni Eropa.

Sampai saat ini, lebih dari 31 ribu migran tiba dan pusat penampungan Italia menjadi terlalu padat, bahkan sebelum lonjakan jumlah penghuni pada musim panas.

Dalam beberapa bulan terakhir terjadi sejumlah protes migran terhadap penampungan Lampedusa dan terkait aturan suaka UE.

Pusat penampungan di pulau itu dikenali sebagai “titik panas”, dimana UE dan Italia bekerja sama untuk mengidentifikasi dan mengambil sidik jari pencari suaka sebelum mereka dipindahkan ke daratan utama.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kaum Migran Protes, Bakar Penampungan Lampedusa