BPS Ingatkan Petugas SE Tunjukan Atribut Kerja

share on:
Kepala Badan Pusat Statistik Papua, JB Priyono Saat Berbincang Dengan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal - Jubi/Alex
Kepala Badan Pusat Statistik Papua, JB Priyono Saat Berbincang Dengan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menginstruksikan para petugas Sensus Ekonomi (SE) untuk menunjukan atribut kerja, diantaranya topi, rompi dan surat tugas ketika ingin mengambil data di setiap rumah rumah warga.

Kepala BPS Papua JB Priyono, di Jayapura, Kamis (12/5/2016) mengatakan petugas SE harus bisa menyakinkan respondennya dalam hal ini masyarakat dengan menunjukkan identitas dan surat tugas.

“Kami mempersilahkan warga untuk menolak didata oleh petugas SE yang tidak dapat memperlihatkan surat tugas dan beratribut sebagaimana mestinya,” katanya.

Ia menegaskan, jika masyarakat ada menemukan petugas sensus yang tidak bisa menunjukan surat tugas, maka segera menolak oknum petugas itu dan tidak memberikan data apapun.

“Bisa saja, oknum meminjam atribut petugas sensus ekonomi untuk berbuat jahat, tetapi surat tugas tidak mungkin bisa di dapat secara mudah,” ujarnya.

Sebelumnya, Lurah Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura Nurhadi mengimbau warganya untuk waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas Sensus Ekonomi (SE) dan melakukan aksi hipnotis untuk mengambil sejumlah barang pribadi.

Peringatan itu terlontar menyusul seorang warga di daerah tersebut yang menerima pesan, ada komplotan yang berkedok sebagai petugas sensus namun berujung pada aksi hipnotis dan pengambilan barang-barang berharga.

“Saya imbau kepada warga jika didatangi oknum yang mengaku sebagai petugas sensus segera melihat secara detail kelengkapan. Jika tidak dapat menunjukkan surat tugas, maka segera menolak untuk dimintai data atau segera lapor ke kelurahan sehingga oknum tersebut diperiksa,” kata Nurhadi. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BPS Ingatkan Petugas SE Tunjukan Atribut Kerja