Kemenko PMK: Banyak Tantangan Wujudkan Pemberdayaan Perempuan

share on:
ilustrasi - gresianayunita.wordpress.com
ilustrasi – gresianayunita.wordpress.com

Jakarta, Jubi – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyatakan bahwa pada saat ini masih terdapat banyak tantangan mewujudkan program pemberdayaan perempuan di Tanah Air.

“Program pemberdayaan perempuan selama ini sudah cukup menggembirakan namun masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi,” kata Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Sujatmiko di Jakarta, Minggu (24/4/2016).

Dia mencontohkan tantangan yang dihadapi di antaranya masih adanya kekerasan terhadap perempuan, akses yang dibatasi di bidang pendidikan, dan lain sebagainya.

Dia mengakui, ada beberapa fakta menggembirakan terkait program pemberdayaan perempuan, contohnya capaian partisipasi perempuan di bidang politik.

“Partisipasi perempuan di bidang politik sudah cukup menggembirakan karena Indonesia berada pada peringkat 81 dari 168 negara. Meski keterwakilan perempuan belum sampai 30 persen namun sudah menunjukkan kemajuan,” katanya.

Dia memberi contoh lain, yaitu peringkat Indeks Pemberdayaan Gender meningkat dari 68,15 menjadi 70,68.

Sementara itu, dia menambahkan, Kemenko PMK tengah melakukan sinkronisasi program pemberdayaan perempuan dari seluruh kementerian/lembaga terkait demi menyukseskan program pemberdayaan perempuan.

Dengan adanya sinkronisasi, kata dia, akan dapat diketahui mengenai program dan anggaran yang dimiliki masing-masing kementerian lembaga, untuk dapat dibuat pemetaan.

Kerja sama tersebut, kata dia, bisa dalam bidang ekonomi maupun regulasi atau legalitas yang dapat mendorong terlaksananya program atau kegiatan pemberdayaan perempuan.

Sinkronisasi, kata dia, tidak hanya di tingkat kementerian/lembaga akan tetapi juga melibatkan lembaga sosial masyarakat (LSM) dan juga dunia usaha.

“Nantinya program sejenis didata. Mana yang berhasil, mana tidak. Mana yang perlu dilanjutkan, mana yang perlu disinergikan. Mana yang perlu dibantu dan lain sebagainya. Sinkronisasi program ini diharapkan selesai dalam waktu secepatnya,” katanya.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kemenko PMK: Banyak Tantangan Wujudkan Pemberdayaan Perempuan