Wartawan Ditegur Ketika Mau Parkir Kendaraan

share on:
salah satu tempat parkir di areal FDS - Jubi / Engel Wally
salah satu tempat parkir di areal FDS – Jubi / Engel Wally

Sentani, Jubi – Satu Kejadian yang tidak pantas dilakukan oleh oknum anggota Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura yang diketahui berpangkat Bripka kepada Wartawan Cenderawasih Pos, Sabtu (20/6) di lokasi Pantai Wisata Kalkote.

Kejadian bermula ketika Wartawan Cenderawasih Pos yang tiba di lokasi FDS ke VIII hendak memarkir motor yang dikendarainya lalu ditegur dengan tidak sopan oleh oknum Polwan berinisial KR.
“He parkir disana,” itu kalimat yang dikeluarkan oleh anggota Satlantas Polres Jayapura itu kepada saya,” jelas Yudi

Lanjutnya, karena banyak kendaraan yang terparkir disitu akhirnya dirinya memilih tempat parkir yang lain untuk karena kegiatan di panggung utama sedang berlangsung.

“ Kali kedua oknum Polwan itu meneriaki dengan nada yang lantang dan keras kepada saya didepan banyak orang yang berada ditempat tersebut, “He he ko pu motor nanti saya kempeskan bannya. Kamu itu kalau kita sudah bilang parkir disana ya disana,” katanya.

Padahal, sudah jelas-jelas kamera dan Id card Wartawan sudah digunakan namun oknum Polwan itu tidak mengindahkan hal tersebut dengan memanggil seperti orang yang tidak beretika.

“ Jujur saja, saya sangat kecewa dengan tindakan yang diakukan oleh oknum polwan tersebut, padahal kita sama – sama bertugas,” kesalnya.

Sungguh sangat disayangkan, ditempat yang dilarangnya itu ada gerobak bakso dan deretan motor yang terparkir. Dan juga, tidak ada tilisan yang melarang kalau ditempat tersebut dilarang parkir kendaraan.

Di tempat yang sama, kendaraan operasioanal RRI dan TVRI sedang diparkir ditempat tersebut karena sedang melakukan siaran langsung pembukaan FDS ke VIII.
Sebenarnya, apa yang ingin diperlihatkan oleh oknum anggota Satlantas Polres Jayapura itu kepada masyarakat. Namun dari kejadian tersebut bisa dilihat hukum tebang pilih dimana orang yang dikenal akan lolos dan yang tidak akan diproses.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia wilayah Papua (PWI) Abdul Munib menyayangkan sikap oknum anggota Satlantas Polres Jayapura berinial KR tersebut yang tanpa argument yang jelas mengusir Wartawan. Abdul Munib menyarankan anggota tersebut harus dapat menjelaskan tugasnya apa dan jangan tebang pilih dalam melakukan tugas Kepolisiannya.

“Tanpa argument yang jelas baru melarang orang inikan lucu. Padahal, kita sama-sama bertugas, yang bedanya mereka UU Kepolisian kita UU Pers nomor 40 tahun 1999. Jadi saya minta untuk tolong saling menghormati terutama yang berinisal KR. Tugasnya harus jelas, tugas disitu untuk mengosongkan area.Kalau tugasnya tidak jelas dan banyak orang yang juga parkir dan ini sangat membingungkan. Kalau bertugas itu harus dijelaskan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak bingung,” ucapnya. (Engel Wally).

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Wartawan Ditegur Ketika Mau Parkir Kendaraan