Harga Beras di Jayapura Stabil

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Harga beras berkualitas dengan berbagai merek yang dijual di beberapa pasar tradisional di Kota Jayapura, Papua hingga Sabtu (2/5) masih stabil, berkisar Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram.

Darmanto (40) salah seorang pedagang Sembako, di Pasar sentral Youtefa, Jayapura, Sabtu (2/5/2015), mengaku harga beras masih tetap karena pengaruh jumlah pasokan dari luar Papua yang masih terpenuhi stoknya.

“Belum ada kenaikan harga beras untuk saat ini, namun ke depanya belum bisa dipastikan harganya berubah atau tidak apalagi menjelang lebaran nanti,” katanya.

Berbagai beras berkualitas bagus, seperti Mentari, Betet, Pandan Wangi, Putri Thailand, serta beberapa merek lainnya yang dijual katanya, harganya relatif stabil dengan kisaran harga Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram.

Harga beras produksi Bulog tetap normal di pasaran setempat atau tetap standar berkisar Rp 10.000 per kilogramnya.

“Kini kebutuhan beras masih terpenuhi dan harganya juga masih normal, jadi belum ada kenaikan harga sehingga pembeli masih bisa menjangkau harga beras,” katanya.

Berdasarkan hasil survei Pemantauan harga (SPH) Kota Jayapura yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, diketahui bahwa pada bulan April 2015 harga beras relatif stabil dan terkendali.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Hasiolan Siahaan, pada rapat koordinasi bersama Tim Pengendaliaan Inflasi Daerah (23/4) 2015 mengemukaan beberapa poin penting yaitu harga yang stabil meningkatkan kepastian dalam dunia usaha sehingga bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Kemudian harga yang stabil menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Secara umum, lanjut dia, stabilitas harga berpengaruh positif terhadap iklim usaha dan kesejahteraan rakyat, serta meningkatkan daya saing daerah. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Beras di Jayapura Stabil