Terkait UN, Guru Protes Pengerahan Siswa Dari Kampung Ke Kota

share on:
anak - anak sekolah dasar pada salah SD di Kabupaten Jayapura. Jubi / Engelberth Wally
anak – anak sekolah dasar pada salah SD di Kabupaten Jayapura. Jubi / Engelberth Wally

Sentani,Jubi,- Menghadapi Ujian Nasional (UN) siswa kami dari kampung – kampung di distrik airu selalu dikerahkan untuk mengikuti UN di wilayah perkotaan.Hal itu diprotes oleh seluruh guru di Distrik Airu.

“Bisa dibayangkan berapa jarak yang kami tempu dari airu sampai disini untuk mengikutkan siswa/i kami dalam UN?,” kata Korneles Daundi selaku Kepala Sekolah SD Pagai Distrik Airu kepada Jubi di Kantor Bupati Gunung Merah Sentani, Senin(2/2/2015).

Dijelaskan, siswa dari kampung pagai harus membayar tiket pesawat, sementara yang di kampung – kampung lain seperti kamikaro, naira,aurina dan hulu atas harus menggunakan motor jonson seharian baru bisa mendapatkan jalan darat.

Katanya lagi, membawa siswa dari Distrik Airu mengikuti ujian di kota adalah satu tanggung jawab yang sangat besar, banyak mengeluarkan biaya. “Ke kota kita harus menggunakan pesawat dan itu pasti mahal sekali, belum lagi kalau ada siswa yang sakit karena kondisi cuaca dan belum terbiasa dengan tempat yang baru,” katanya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Lot Yansip, salah satu guru di Hulu atas, Yansip mengatakan untuk sampai di lokasi yang ada kendaraan roda empat, atau jalan besar harus menyebrangi sungai selama sehari, dan hal itu tergantung cuaca disana.

“ Pengalaman yang lalu kita sampai bermalam di jalan dalam motor jonson di karenakan cuaca yang kurang bersahabat, hal ini sangat tidak efisien. Ini bukan bawa anak – anak untuk ikut ujian malah semua sakit di tengah jalan dan akan membuat kita sebagai guru juga repot untuk mengatasi persolan ini, mau ujian atau ke rumah sakit,” katanya.

Sementara di tempat terpisah, Mince Wally Kepala Sekolah SD YPK Tablasupa sependapat dengan teman – teman gurunya yang mengapdi jauh di Distrik Airu, menurutnya UN harus di lakukan di sekolah masing – masing.(Engelbert Wally)

Editor : Albert Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Terkait UN, Guru Protes Pengerahan Siswa Dari Kampung Ke Kota