TAK LOLOS TES CATAM, PUTRA ASLI PAPUA DATANGI DPRP

share on:
Casis Catam Yang Tak Lulus Tes Saat Menemui Anggota Komisi A DPR Papua. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 24/10 (Jubi) – Puluhan putra asli Papua yang tak lolos tes Calon Tamtama (Catam) yang diselenggarakan Kodam XVII Cenderawasih beberapa waktu lalu, mendatangi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), guna menyampaikan aspirasi mereka, Kamis (24/10).

Kedatangan kurang lebih 10 orang perwakilan siswa yang tak lolos tes Catam itu diterima anggota Komisi A DPRP, Yosefina Pigay. Dalam pertemuan tersebut para siswa ini menyampaikan keluhan mereka.

“Mereka ini peserta yang tak lolos tes Catam yang diselenggarakan Ajendam Kodam XVII Cenderawasih, dimana ada 541 peserta tes dan 210 orang diantaranya tidak lolos. Padahal yang diprioritaskan 80 persen putra asli daerah Papua dan sisanya non Papua. Tapi yang terjadi non Papua yang diterima 80,” kata Yosepina Pigay.

Selain itu menurutnya, yang membuat para putra asli daerah bingung saat tes Pantauhir biasanya hasilnya langsung diumumkan. Tapi saat tes lalu tidak  demikian. Pengumuman ditunda satu hari satu malam.

“Kami pertanyakan itu, kenapa tertunda. Anak-anak ini juga bagian dari republik ini. kKenapa apa yang disampaikan ketua panitia 80 persen berbanding 20 persen tidak dilakukan. Banyak Anak-anak utusan dari kabupaten yang kecewa dan putus asa. Kami harap Panitia penyelenggara mempertanggungjawabkan ini. Kami akan memanggil pihak TNI untuk menjelaskannya,” ujar Yosepina Pigay.

Sementara itu salah satu calon Catam yang tak lolos tes, Kloris Merokepouw mengatakan, ia dan rekan-rekannya tidak pernah mendapat penjelasan alasan apa sehingga mereka tidak lolos tes. “Kami tidak pernah diberitahukan apa kekurangan kami. Kami sudah tanya tapi kami malah dimarahi. Kami minta, kami kembali diakomodir bersama teman-teman yang lulus,” kata Kloris Merokepouw.

Masih kata Kloris Merokepouw, ia dan rekan-rekannya sangat kecewa karena sudah beberapa kali mengikuti tes, namun selalu tak lolos. “Kami kecewa karena sudah beberapa kali kami tes dan selalu jatuh dites terakhir. Tes lalu ada 210 orang yang tidak lulus. Sebagian besar putra asli Papua. Kami juga bingung saat pantauhir ada anak-anak yang baru masuk atau penambahan. Sebelumnya Kami tidak pernah lihat mereka, dan mereka rata-rata tembus,” tutup Kloris Merokepouw. (Jubi/Arjuna)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TAK LOLOS TES CATAM, PUTRA ASLI PAPUA DATANGI DPRP