KOMISI D DPRP HARAP PEMBANGUNAN JEMBATAN DI WAMENA RAMPUNG TAHUN INI

share on:
Ketua Komisi D DPR Papua, Yan Mandenas (Jubi/Alex)

Jayapura, 16/8 (Jubi) – Usai melakukan peninjauan infrastruktur jalan dan jembatan di beberapa daerah di Papua. Komisi D DPR Papua yang membidangi infrastruktur berharap pembangunan jembatan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya dapat rampung tahun ini.

“Saya pikir yang pertama itu peninjauan infrastruktur di Wamena, peninjauan ini sebenarnya yang pertama kita kejar adalah bagaimana supaya Wamena jembatan yang dikerjakan oleh Dinas PU provinsi, yakni jembatan Wesaput, alogonek dan Wokma itu bisa segera dituntaskan. Apalagi jembatan Woma untuk tahun ini kita anggarkan Rp30 miliar,” kata Ketua Komisi D DPR Papua Yan P Mandenas kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (16/8)

Setelah melihat hal itu, ujar Mandenas, pihaknya harapkan jembatan yang sedang dibangun harus fungsional dalam tahun ini dengan anggaran yang tersedia. “Sementara untuk dua jembatan lainnya juga diharapkan agar ada tindak lanjut dan penyelesaian,” tambahnya.

Sementara itu, khusus untuk pembangunan infrastruktur di Biak Numfor, Waropen, Yapen dan Supiori, ujar Dia, dirinya berfikir ada beberapa permintaan dari pemerintah setempat. Dimana Waropen lebih pada penyelesaian jalan Waren-Botawa.
“Ini Gubernur sudah menjawab untuk membantu Rp20 miliar dalam tahun anggaran 2014 nanti. Kemudian jalan lingkar Pulau Yapen dan peningkatan jalan lingkar dari Ansus, ini menjadi perhatian pemerintah provinsi untuk harus diselesaikan dalam tahun anggaran yang akan datang,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya, beberapa peninjauan pembangunan proyek infrastruktur yang juga tidak luput dalam peninjauan adalah jalan Wardo Sorendoreri yang melintasi Biak Barat.

“Ini kita harapkan ada perhatiaan cukup dan penyelesaian yang baik oleh kontraktor melalui pengawasan dinas PU dan dewan, sehingga jalan ini kita targetkan terealisir pada 2014 mendatang sudah bisa fungsional dan arus dari Supiori-Biak lebih banyak menggunakan jalur Biak Barat, karena kalau melalui Biak Barat rutenya lebih pendek ketimbang melewati Biak Utara dan dari sisi resiko kecelakaan itu lebih kecil,” tuturnya.

Dikatakannya, hal lain yang menjadi permintaan Komisi D adalah untuk penyelesaian dua jembatan di Supiori. Pasalnya ini sudah ditangani langsung oleh Dinas PU provinsi dan sudah disanggupi untuk ditindaklanjuti penyelesaiannya dalam APBD induk 2014.

“Selain dua jembatan yang nanti kita kerjakan yang menghubungkan antara Supiori dan Sorido, tetapi kita juga akan memberikan perhatian untuk taluk pengaman pantai di Variem, pembangunan dan peningkatan jalan dari Sorendoweri menuju Sorido. Ini sementara menjadi fokus  perhatian dan saya pikir dukungan pemerintah provinsi akan masuk karena pemerintah kabupaten sudah memberikan rintisan yang cukup baik untuk jalur dua arah yang sudah dikembangkan saat ini, sehingga ini menjadi hal dasar untuk menjadi perhatian pemerintah dan fokus kita untuk minimal diakomodir dalam pembahasan APBD 2014,” katanya.

Sebelumnya Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe mengatakan, untuk membuka keterisolasian di Papua, dirinya akan meminta tambahan dana infrastruktur ke Pemerintah Pusat. “Sudah pasti kita akan meminta dana tambahan untuk bangun infrastruktur di Papua. Dimana yang sebelumnya digelontorkan Rp500 miliar kalau bisa kita minta penambahan dana sebesar Rp2 – Rp3 triliun, sehingga kewenangan gubernur dalam mengatur jalan-jalan strategis bisa selesai,” kata Lukas Enembe.

Selama lima tahun memimpin Papua, ujar Dia, dirinya berharap jalan yang sudah direncanakan sudah bisa tembus dan diakses. Terutama jalan trans Papua jalan dari Jayapura ke Wamena serta dari arah selatan dan beberapa wilayah lain.

“Ini menjadi prioritas untuk dibuka, dan dibawah kepemimpinan saya sudah harus selesai. Selama ini pembangunan di Papua dilakukan sepotong-sepotong. Untuk itu, di bawah kepemimpinan saya, hal itu tidak boleh terjadi lagi. Misalnya jalan dari ruko – Dok IX yang selama ini ditangani oleh PU provinsi itu tidak boleh terjadi lagi, kita akan serahkan ke kota. Model-model ini jangan digunakan,” ujar Enembe. (Jubi/Alex)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KOMISI D DPRP HARAP PEMBANGUNAN JEMBATAN DI WAMENA RAMPUNG TAHUN INI