Pemegang Proyek Belum Serahkan Kunci, Pelajar SMP N 1 Jayapura Tak Bisa Praktikum

share on:

SMP. N. 1 Kota JayapuraJayapura (14/11)Gara-gara pemegang proyek bangunan Laboratorium IPA belum serahkan kunci ruangan ke pihak sekolah SMP Negeri 1 Kota Jayapura. Akibatnya sebanyak 1.200 pelajar SMP Negeri 1 Jayapura tak  bisa mengunakan laboratoium IPA. Sedangkan ruang Laboratorium Bahasa Inggris sudah  direnovasi tetapi  masih bocor menyebabkan bagian koneksi rusak.

 

 

“Laboratorium IPA untuk pelajaran Ffisika dan Biologi empat ruang belum bisa kita gunakan,”kata wakil kepala sekolah, SMP. N 1 Jayapura, Mujiono kepada www.tabloidjubi, Rabu (14/11) di Dok V, Kota Jayapura, Papua.

 

Menurut Mujiono, lab Fisika dan Biologi belum bisa digunakan karena belum ada pertanggunjawaban dan penyerahan kunci gedung dari pihak pemengan projek pembangunan. “Belum ada pertangungjawaban dari pemegang proyek yang membangun gedung. Kunci saja belum diserahkan,”katanya tanpa menyebutkan perusahaan pemegang  proyek empat bangunan laboratorium itu.

 

Menurut Mujiono, lab Bahasa Ingris juga tidak digunakan karena atap bagunan rusak sehingga menyebabkan air masuk ke dalam lab. “Ruang lap Bahasa Inggris yang baru diperbaiki saja masih  bocor. Karena itu, kami belum bisa gunakan walaupun kuncinya sudah diserahkan,”katanya.

 

Dikatakan, peralatan lab bahasa yang tersedia pun rusak. “Alat lab bahasa tidak berfungsi karena rusak. Awal penyerahan saja koneksinya sudah rusak,”katanya seraya menambahkan hanya, lab bahasa Indonesia dan komputer yang berfungsi. (Jubi/Mawel)

 

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemegang Proyek Belum Serahkan Kunci, Pelajar SMP N 1 Jayapura Tak Bisa Praktikum