|
JUBI --- Perwira Penghubung Kodim 1707 Merauke di Asmat, Mayor Infantri MT Wahyu Widodo, di sela-sela pemusnahan miras illegal, Senin (8/2) di Halaman Mapolresta, Agats mengatakan, jangan pernah TNI memback up peredaran dan penjualan miras.
“Jika kedapatan membantu atau memback up, akan dilaporkan kepada atasan Kodim 1707 Merauke,” katanya. Anggota TNI yang bertugas di Asmat sebanyak 53 prajurit. Widodo mengatakan, “jika ada yang kedapatan menjual, mengedarkan, atau memback up peredaran miras di wilayah Asmat maka akan diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku.”
Widodo yang baru bertugas Satu bulan di Asmat heran dirinya terus didatangi warga agats dan menanyakan miras. “Terakhir adalah dua hari kemarin. Ada warga datang bertanya masih jual miraskah?” kata Widodo. Padahal kediamannya merupakan rumah dinas TNI. Dia menambahkan, akan menertibkan penjualan miras yang dilakukan oleh oknum TNI di Asmat. Mulai dari Distrik Agats, Akat, Atsj, Sawaerma, Fayit, Pantai Kasuari hingga Distrik Suator.
“Jika rekan-rekan anggota polisi dalam bertugas, mendapat anggota TNI yang beraksi menjual, memperdagangkan atau membackup penjualan miras, silahkan lapor ke saya,” pesannya. Menurutnya, ketegasan “ketidakterlibatan TNI dalam miras” perlu ditegakkan. Karena berdasarkan laporan warga, ada indikasi penjualan miras dilakukan oleh TNI di Asmat. (Willem Bobi)
|
Jayapura milik semua...siapapun dia..yg tali pusat putus di ja...
ayo persipura semangat trus jangan menyerah key.....n jangan ...
Kata motivasi semakin sering digunakan akhir-akhir ini. Ba...
sehubungan dengan berita mengenai dilema yang dihadapi oleh Ru...
haiii kk salam kenal yach lebih awal......k jujur aja sy penas...
saya sangat penasaran ketika mendengar novel ini dan merasa ba...
Saya setuju kalau bisa 11 kursi harus lebih banyak diisini kal...
Apa yang dikatakan saudara ones Yobe itu benar. Pelayanan publ...
bupati dorang kumpul supaya. jelas sekali, itu karena dong pun...
wau-wau dorang, maju terus e,,, jangan perna mundur. tuntut te...
om joe..pertamanya tahun 1998 di berita di selebaran yang saya...
kami mendukung aksi ini. bebaskan tapol napol!!!! Cyntia kamu ...