Content View Hits : 1823393
Friday, 12 March 2010
Kompetisi Usia Dini Ditutup, Tim Kabupaten Nabire Siap Terbentuk PDF Print E-mail
Saturday, 04 April 2009 07:44

JUBI --- Dari penyelenggaraan kompetisi U 13-15 Tahun antar kampung/kelurahan tingkat Kabupaten Nabire tahun 2009, telah terpantau sejumlah nama pemain yang selanjutnya akan dipanggil untuk mengikuti tahap seleksi dan pemusatan latihan dalam waktu dekat ini.

Ketua Tim Pemandu Bakat Pemain Muda Kabupaten Nabire, Yulius Permadi mengatakan, selama kompetisi digulirkan telah dipantau setiap pemain dari 12 tim yang ikut berkompetisi dalam dua pool. Mereka dijaring dengan tetap memperhatikan sejumlah ketentuan dan kriteria untuk layak direkrut memperkuat tim Kabupaten Nabire.
“Nama-nama pemainnya sudah kami catat. Tinggal kita panggil supaya mereka bisa dikumpulkan dan kita seleksi semua sebelum masuk penampungan untuk TC (Training Center),” kata Yulius menjawab pertanyaan JUBI.
Tanpa menyebutkan nama-nama pemain, mantan pelatih Persinab Nabire ini berjanji hasil talent scouting tersebut benar-benar obyektif dan tanpa ada faktor ‘X’ ataupun kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, sehingga nantinya bisa membentuk satu tim solid untuk mewakili Kabupaten Nabire bertarung di Biak sekitar bulan Juli mendatang.
Sementara itu, saat menutup secara resmi kompetisi sepak bola antar kampung/kelurahan usia dini 13-15 tahun tingkat kabupaten Nabire tahun 2009, di Lapangan Sapta Marga, Drs. Umar Katjili mengaku selama kompetisi berlangsung, banyak anak-anak yang menampilkan permainan terbaik. Pembinaan melalui kompetisi ini lebih penting ketimbang hanya mengejar target juara saja.
Pelaksanaan kompetisi usia dini ini, kata Umar, diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota yang ada di Papua. Ini merupakan implementasi dari visi dan misi Gubernur Papua, Barnabas Suebu, SH. Dengan kebijakan pembangunannya yang dimulai dari kampung ke kota dan di bidang olahraga khususnya sepak bola menjadi prioritas utama.
Dengan lahirnya Undang-undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional secara tegas memberi kepastian hukum bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam bidang keolahragaan untuk mewujudkan masyarakat dan bangsa yang gemar, aktif, sehat dan bugar serta berpartisipasi dalam olahraga.
Untuk itu, lanjut Umar, melalui kompetisi sepak bola usia dini berbasis kampung seperti ini diharapkan akan terjaring anak-anak Papua yang memiliki bakat dan potensi serta keterampilan untuk dapat dilatih dan dibina lebih lanjut sebagai pemain sepak bola yang berprestasi dan profesional di masa mendatang.
“Kompetisi sepak bola ini tentunya memberikan pengalaman dan pembelajaran yang sangat positif dan berarti bagi pemerintah daerah, melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sampai ke tingkat pemerintah distrik dan kelurahan/kampung agar dapat diprogramkan pada tahun-tahun yang akan datang,“ pesannya.
Secara terpisah, ketua panitia kompetisi U-13-15, Drs. Samuel Rihi mengatakan, kompetisi ini bisa berlangsung dengan baik berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Hasil dari kompetisi akan melahirkan satu tim solid yang terdiri dari 25 pemain untuk selanjutnya dibina dalam program pemusatan latihan terpadu sebelum “bertempur” di kota karang Biak Numfor, Juli 2009. (Markus You)


Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free Joomla PHP extensions, software, information and tutorials.
Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 
 Klik Banner Di Atas, Dapatkan Informasi Penghargaan Pembela Hutan Papua 2010 

Pooling

Siapakah Bakal Calon Walikota Jayapura Pilihan Anda?
 
Frontpage

Surat Pembaca