Lima tahun lalu 2005, putra asli Port Numbay, Yan Hendrik Hamadi gagal masuk sebagai calon hanya gara-gara tidak ada kendaraan politik yang bisa menghantarnya menuju kursi orang nomor satu di Kota Jayapura.
Waktu itu hanya Musa Youwe dan Merauje serta Mama M Mehue yang sempat masuk berkompetisi dengan MR Kambu Walikota sekarang. Kini peluang anak asli Port Numbay memang terbuka untuk bersaing kembali menuju kursi nomor satu. Sebut saja misalnya Tommy B Mano, Musa Youwe, Yan Hendrik Hamadi, Sekda Kota Nerekouw dan kuda hitam Abisai Rollo.
Walau demikian ada pula putra putra Port Numbay lainnya seperti Marthin Chaay yang kini duduk sebagai Sekretaris Inkindo DPP Papua dan Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Papua. Hendrikus Ondi mantan wartawan dan Litbang GKI serta kader Partai Demokrat Kota Jayapura.
Memang wajah Kota Jayapura kini sudah bukan milik orang asli Port Numbay, masyarakatnya sudah majemuk atau plural. Ibarat pemain Persipura yang dulunya hanya anak anak PSK Kayu Pulo, Nafri dan Kayu Batu saja yang bermain tetapi kini wajah Persipura sudah bercampur ada Menado, Biak, bahkan orang Afrika dan Brasil. Itulah wajah Kota Jayapura dan Persipura masa kini.
Namun bagaimanapun juga berilah kesempatan dan marilah kita iklas memberikan peluang kepada anak anak asli Port Numbay untuk menduduki kursi nomor satu di Kota Jayapura ini. Kalau tidak sekarang mungkin agak sulit untuk mendapat peluang tersebut di masa mendatang.
John M
Dok V Atas Kota Jayapura

| < Prev | Next > |
|---|
Pantai su meti, mari tong cari bia! See details
Ramai-ramai mengejar Persipura See details
Anak-anak dari Pegunungan Bintang See details
Menunggu keputusan dibalik pagar MRP See details
Ini sa pu ikan, ko punya mana? See details
Inilah kemenanganku! See details
Hi, Just Smile for Us! See details
Satu malam di Distrik Langda, Kabupaten Yahukimo See details

| Artikel..... | Asal Mula Nama Wamena |
| Artikel..... | Jacksen Mulai Pimpin Latihan Persipura |
| Artikel..... | KMSP2 Dukung Yusak Yaluwo |
| Artikel..... | Persemi Mimika Siap Jadi Tuan Rumah Divisi II |
| Artikel..... | MRP Warning Investor di Asmat |
| Artikel..... | Selamatkan Warisan Budaya Asmat |
| Artikel..... | Tingginya Buta Aksara di Papua : Hukum Karma Buat Guru |
| Artikel..... | PILKADA Se-Papua Barat : Hari Pemungutan Suara Kemungkinan Diubah |
| Artikel..... | Banyak Pengusaha Perempuan Papua Belum Gabung di IWAPI |
| Artikel..... | UU Pornografi Tak Bisa Diterapkan di Papua |
| Artikel..... | Perlukah Pemekaran Kodam (di) Papua? |
| Artikel..... | Ambil 10 Kategori Lomba, Tim Pesparawi Nabire Optimis Raih 5 Medali |
| Mawar Hitam Tanpa Akar 29/08/2009 | Administrator Sebuah Novel Dari Tanah Papua "Inilah [ ... ] |
| Other Articles |