TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Sirfefa bantah anggota DPRD Merauke enggan kembalikan mobil dinas
  • Senin, 21 Agustus 2017 — 22:31
  • 930x views

Sirfefa bantah anggota DPRD Merauke enggan kembalikan mobil dinas

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, membantah bahwa 24 dari 30 anggota Dewan tidak mengembalikan mobil dinas yang telah diterima sekaligus digunakan.
Kantor DPRD Kabupaten Merauke yang beralamat di Jalan Brawijaya – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, membantah bahwa 24 dari 30 anggota Dewan tidak mengembalikan mobil dinas yang telah diterima sekaligus digunakan.

“Informasi tersebut tidak betul. Setiap kali ada pertemuan, saya selalu menyampaikan kepada semua anggota agar mengembalikan mobil yang diterimanya sejak beberapa bulan lalu, karena Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017, tidak diperkenankan,” tegas Sirfefa kepada wartawan, di kantornya, Senin (21/8/2017).

Dikatakan, tahun ini, 24 mobil dinas yang dibeli dengan APBD senilai Rp 3 miliar akan dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke.

Hanya saja, tidak mungkin langsung dikembalikan begitu saja. Tentu ada administrasi yang dibuat terlebih dahulu, sebelum proses pengembalian.

“Memang pengadaan 24 mobil tersebut adalah inisiatif Bupati Merauke, Frederikus Gebze, setelah melihat tugas dan tanggung-jawab anggota Dewan sangat berat,” katanya.

Ditanya apakah pengembalian mobil akibat desakan berbagai kalangan, Sirfefa mengaku hanya bagian kecil saja. Tetapi lebih cendrung kepada aturan.

“Sudah jelas bahwa dalam PP dimaksud tak ada aturan mengisyaratkan anggota Dewan mendapatkan bantuan mobil dinas,” tegasnya.

“Ada tunjangan transportasi yang dialokasikan, tetapi tidak untuk pengadaan mobil.  Jadi sudah pasti akan dikembalikan. Saya jamin dalam tahun ini, diserahkan  dan diteruskan kepada Pemkab Merauke,” katanya.

Salah seorang anggota DPRD Merauke, Hilarius Ulukyanan, mengaku pihaknya siap mengembalikan mobil dinas yang telah diterima.

“Kapan saja mobilnya diambil, saya serahkan. Ya, tentunya kita juga mematuhi aturan yang diamanatkan UU,” ungkap Ulukyanan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemerintah diminta perhatikan jalan rusak di Sota

Selanjutnya

Masyarakat keluhkan pemanfaatan kartu BPJS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat