Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pertikaian di Mulia, 11 warga terluka
  • Sabtu, 19 Agustus 2017 — 13:13
  • 1500x views

Pertikaian di Mulia, 11 warga terluka

Tercatat 11 warga Mulia terluka saat pertikaian antar kelompok terjadi Jumat (18/8), dua diantaranya terkena serpihan peluru.
Kota Mulia, ibukota Kabupaten Puncakjaya - Jubi
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi/Antara - Tercatat 11 warga Mulia terluka saat pertikaian antar kelompok terjadi Jumat (18/8), dua diantaranya terkena serpihan peluru.

“Dua warga sipil yang terkena peluru dan serpihannya masih anak-anak yaitu Gision Yoman (3 th) terkena serpihan di kaki kiri dan Onal Telenggen (13 th) terkena luka dilengan kiri,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal, di Jayapura, Jumat  (18/8/2017).

Ia mengatakan bentrok antar kelompok masyarakat yang terjadi itu berawal dari kasus pencurian kayu bakar milik Nutea Wenda.

Kayu tersebut dijual Bongkar Telenggen kepada salah satu perusahaan di Mulia yakni PT Irwan sehingga Nutea Wenda melaporkannya ke Polres Puncak Jaya di Mulia.

Mendapat laporan tersebut, kata Kombes Kamal, polisi bersama Nutea yang didampingi temannya ke TKP dan membawa barang bukti berupa satu truk kayu bakar dan tersangka dibawa ke kantor polisi.

Saat sedang dilakukan penyelesaian, tiba-tiba salah satu keluarga pelaku pencurian yang berada di luar kantor polisi menikam keluarga pemilik kayu hingga terjadi bentrok antar kedua kelompok.

“Polisi mengamankan 41 orang untuk diperiksa terkait kasus penikaman,” kata Kombes Kamal.

Kabid Humas Polda Papua mengatakan selain mengamankan 41 orang yang merupakan keluarga pelaku pencurian yang juga penikaman, polisi mengamankan puluhan senjata tradisional dan senjata tajam.

“Selain kedua anak yang terkena luka tembak tercatat sembilan lainnya yang menjadi korban pertikaian yaitu Peipen Wonda (30 th) mengalami luka tikam dipunggung, Irkos Wonerengga (35 th) luka panah dileher, Ainus Tabuni (25 th)luka panah, Ominus Telenggen (37 th) terkena serpihan peluru, Iteki Tabuni (23 th) terkena serpihan peluru, Detenus Jikwa luka tembak, Yotinus Telenggen (30 th) luka panah, Itenus Tabuni (16 th) luka kena batu, Inungga Wonda (30 th) luka tembak,” kata Kombes Kamal. (*)

 

loading...

Sebelumnya

KPK akan berkunjung ke Wamena

Selanjutnya

Bupati: Perayaan HUT RI tahun depan, semua pejabat berpakaian adat Baliem

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe