Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kapolres Jayawijaya: JNE dua kali loloskan sabu-sabu
  • Sabtu, 19 Agustus 2017 — 13:05
  • 1476x views

Kapolres Jayawijaya: JNE dua kali loloskan sabu-sabu

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengatkan sudah dua kali perusahaan pengiriman barang Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) meloloskan pengiriman sabu-sabu dari Makassar ke Jayawijaya.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba - Jubi
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi/Antara - Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengatkan sudah dua kali perusahaan pengiriman barang Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) meloloskan pengiriman sabu-sabu dari Makassar ke Jayawijaya.

"Ini menjadi perhatian kepolisian. Perlu segera dilakukan pertemuan dengan pihak JNE Wamena sebab diduga ada keterlibatan oknum petugas sehingga dua kali berturut-turut telah dilakukan pengiriman sabu tanpa terdeteksi hingga tiba di Wamena dan diamankan oleh polisi," ucapnya di Wamena, Sabtu (19/8/2017).

Kapolres Jayawijaya segera memanggil penyedia jasa pengiriman barang JNE Wamena dan juga pihak penerbangan baik itu penumpang maupun barang untuk kita sama-sama mengantisipasi masuknya narkoba ke Jayawijaya atau daerah pegunungan Papua.

Menurut Kapolres, berbagai barang yang hendak dikirim melalui jasa JNE harus diteliti agar tidak memberikan leluasa bagi pengedar dan pengguna narkoba untuk menyeludupkan barang terlarang itu.

"Para pengguna sabu ini kebanyakan dari Sulawesi Selatan dan dari kedua tersangka yang telah kita tangkap, ternyata mereka mendatangka barang itu lewat tempat yang sama yaitu JNE. Saya sudah minta mereka datang untuk membuat pernyataan terlebih dahulu," katanya.

Kapolres menegaskan bahwa minggu depan sudah dilakukan pertemuan dengan pihak JNE, karena apabila dibiarkan, besar kemungkinan bisa saja terjadi pengiriman senjata api dan amunisi ilegal melalui jasa itu.

"Minggu depan saya akan mengambil tindakan karena sudah dua kali JNE digunakan oleh pengedar untuk mengirim narkotika, dan kalau memang ada keterlibatan orang dalam, secara kasar izin operasi JNE di Wamena akan saya cabut berdasarkan kekuasaan kepolisian," katanya.

Yan mengatakan akan berkoordinasi juga dengan pemerintah daerah malalui instansi terkait agar ikut mengawasi jasa-jasa pengiriman barang di Jayawijaya.

"Kalau pemerintah daerah tidak mengambil ketegasan, saya akan mengambil ketegasan atas nama kepolisian dan siapapun yang mem'back-up' ini mereka mungkin bagian yang terlibat dalam pengiriman narkoba," ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

DKPP periksa sejumlah teradu pilkada Jayapura

Selanjutnya

OTK rampas senjata anggota Polres Lanny Jaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe