TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Baru 9,25 persen anak di Jayawijaya miliki akta lahir
  • Selasa, 15 Agustus 2017 — 17:43
  • 837x views

Baru 9,25 persen anak di Jayawijaya miliki akta lahir

Kepemilikan akta lahir bagi anak-anak mulai usia 0-18 tahun di Kabupaten Jayawijaya hingga pertengahan bulan 2017 baru mencapai 9,25 persen.
Illustrasi akta kelahiran - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Kepemilikan akta lahir bagi anak-anak mulai usia 0-18 tahun di Kabupaten Jayawijaya hingga pertengahan bulan 2017 baru mencapai 9,25 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jayawijaya, Didrex R. Aronggear, menjelaskan persoalan mendasar sehingga anak-anak usia 0-18 tahun di Jayawijaya masih banyak yang belum miliki akta lahir karena orang tua mereka rata-rata baru melakukan nikah adat.

“Persoalan untuk mendapatkan akte lahir harus ada surat keterangan nikah gereja atau nikah negara. Namun kebanyakan masyarakat di Jayawijaya baru melaksanakan nikah adat sehingga untuk mengurus akta lahir anak belum bisa dilakukan,” kata Didrex Aronggear, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (15/8/2017).

Untuk meningkatkan kepemilikan akta lahir anak, Disdukcapil mencoba melakukan nikah masal sejak 2014 hingga 2016, dimana banyak pasangan yang mendaftarkan diri tetapi pada pelaksanaan nikah masal hanya sedikit datang.

“Hal kepemilikan akta lahir ini pun memang telah didorong terus oleh Wahana Visi Indonesia, namun memang masih terbentur dengan orang tua hanya melaksanakan nikah adat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan pada Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya, Abdurrahman Buluatie, menjelaskan cakupan kepemilikan akta di Jayawijaya sesuai data terakhir ada dua kriteria, yakni kepemilikan akta 0-18 tahun dan di atas 18 tahun.

“Untuk usia 0-18 tahun data terakhir ada 6.700 anak, di atas 18 tahun ada sekitar 6.000 orang, sehingga total cakupan kepemelikan akta ada sekitar 12.000 dari total penduduk Jayawijaya 268.137 penduduk. Itu data yang dikeluarkan resmi oleh Kementerian Dalam Negeri sesuai dengan data di SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan),” kata Abdurrahman.

Menurutnya, data 12.000 kepemilikan akta ini sesuai dengan pelaporan ke catatan sipil dan data itu sudah masuk ke sistem SIAK. Setiap surat keterangan lahir yang menjadi dasar petugas menginput memberikan NIK untuk si anak dan otomatis tercatat ke dalam sistem.“Jika yang sudah lama tidak urus akta lahir, ada istilah penandatanganan surat pernyataan tanggung-jawab mutlak yang menyatakan bahwa si anak betul-betul anaknya sehingga data diproses untuk data akta kelahiran,” ungkap Abdurrahman. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Elvis Tabuni:  Mahasiswa harus netral

Selanjutnya

Rumah belajar Wamena gelar berbagai lomba

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat