Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemprov Papua gelar lomba cipta imitasi burung cenderawasih 
  • Senin, 14 Agustus 2017 — 19:13
  • 924x views

Pemprov Papua gelar lomba cipta imitasi burung cenderawasih 

Tak mau burung cenderawasih punah dari bumi Papua, Pemerintah Provinsi Papua, Senin (14/8/2017), menggelar lomba cipta imitasi burung cenderawasih. Lomba yang digelar di Gedung Kesenian Papua (DKP) di IMBI, Kota Jayapura, merupakan tindak-lanjut edaran Gubernur Papua terkait pelarangan burung cenderwasih asli untuk dijadikan cinderamata. 
Aneka bentuk burung cenderawasih imitasi yang diikutkan dalam lomba cipta Cenderawasih -  Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Tak mau burung cenderawasih punah dari bumi Papua, Pemerintah Provinsi Papua, Senin (14/8/2017), menggelar lomba cipta imitasi burung cenderawasih. Lomba yang digelar di Gedung Kesenian Papua (DKP) di IMBI, Kota Jayapura, merupakan tindak-lanjut edaran Gubernur Papua terkait pelarangan burung cenderwasih asli untuk dijadikan cinderamata. 

Staf ahli Gubernur Papua, Anie Rumbiak, mengakui surat edaran Gubernur Papua untuk melarang penggunaan burung Cenderawasih asli cinderamata ini ditindaklanjuti dengan para seniman dan pengrajin dibawah naungan Dewan Kesenian Papua, menyelenggarakan lomba cipta imitasi burung cenderawasih.

"Regulasi tentang pelarangan burung cenderawasih asli menjadi souvenir masih digodok di Biro Hukum. Bila sudah resmi, ini akan menjadi payung hukum bagi semua pihak. Burung Cenderawasih harus tetap lestari. Kami ingin semua stakeholder member masukan positif untuk  membangun Papua. Lewat kegiatan ini akan muncul rekomendasi dari para seniman dan pengrajin," ujar Ani kepada Jubi. 

Sementara itu, Nomensen Mambraku, seorang seniman Papua, mengatakan pemerintah harus membuat regulasi keras tak hanya untuk burung cenderwasih, tapi juga alam dan manusia Papua harus dilindungi.  

"Sedih sebagian besar pejabat belum mengerti mempertahankan harkat dan martabat orang asli Papua. Salah satunya melindungi burung Cenderawasih dan beserta kesenian Papua," ujarnya.

Iapun berharap semua stakeholder adalah selaku tim pelurusan yang menjadikan burung cenderawasih sebagai cinderamata.

“Memberikan burung Cenderawasih kepada orang lain adalah sebuah kesalahan. Burung itu milik adat atau panglima perang suku dan itu milik Papua. Jadi tidak semua orang bisa mendapatkan burung cenderawasih itu," ujarnya.

Lomba cipta imitasi burung cenderawasih ini diikuti kurang 28 orang. Ditetapkan enam pemenang yang mendapatkan tropi dan uang pembinaan. 

"Fredika Rumkorem, Daniel Kulisman, Herlina Rumkorem jadi juara utama hingga ketiga dari lomba cipta imitasi burung cenderawasih," ujar Saud Marpaung, Sekretaris Dewan Juri.  (*) 

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dirjen Otda minta penetapan NPHD sebelum 24 Agustus ini

Selanjutnya

Pemangku kepentingan diajak bangun Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe