Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Aparatur pengelola pendapatan daerah diminta tingkatkan kapasitas
  • Selasa, 01 Agustus 2017 — 20:04
  • 652x views

Aparatur pengelola pendapatan daerah diminta tingkatkan kapasitas

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Sekda Papua, Elia Loupatty, mengatakan pencatatan keuangan, pengolahan data keuangan, serta pembuatan laporan keuangan yang benar dan cepat sangat dibutuhkan.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Sekda Papua, Elia Loupatty didampingi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Gerson Djitmau mengalungkan tanda peserta diklat - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua meminta aparatur pengelola pendapatan daerah, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan daerah (penagihan, pembukuan dan peloporan).

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Sekda Papua, Elia Loupatty, mengatakan pencatatan keuangan, pengolahan data keuangan, serta pembuatan laporan keuangan yang benar dan cepat sangat dibutuhkan.

"Untuk itu pelatihan/bimbingan teknis sangat tepat dilakukan guna wujudkan aparatur SKPD pengelola retribusi daerah dan UPTB/Samsat memiliki pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan," kata Elia saat bimbingan teknis pendapatan daerah Papua, di Jayapura, Selasa (1/8/2017).

“Salah satu upaya optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah khususnya pada pendapatan retribusi adalah melalui peningkatan kapasitas pengelola pada satuan kerja perangkat daerah,” terangnya.

Menurutnya, kredibilitas pemegang pengelolaan keuangan, kemampuan keilmuan dan profesional SDM serta sistem administrasi keuangan, sangat berpengaruh pada kesehatan manajemen kantor seperti pencatatan keuangan, dan pengelolaan laporan keuangan yang benar dan cepat.

"Pelatihan ini untuk mengajarkan berbagai hal yang menjadi tuntutan seorang aparatur atau bendahara dalam mengelola keuangan, dengan memanfaatkan komputer secara optimal," ucapnya.

Untuk itu, dirinya berharap melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas, kompetensi, profesional aparatur pengelolaan penerimaan keuangan daerah dalam menjalankan peran dan fungsinya. Sehingga kinerja pengelolaan keuangan daerah senantiasa konsisten dengan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dalam tata kelola penerimaan pendapatan daerah, selalu terjadi perubahan peraturan baik terkait dengan penatausahaan penerimaan keuangan daerah, yang berkaitan dengan perpajakan daerah," katanya.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Gerson Djitmau mengatakan pelatihan bimbingan ini mengajarkan berbagai hal yang menjadi tuntutan seorang aparatur/bendahara, dalam mengelola keuangan dengan memanfaatkan peran komputer secara optimal. 

Untuk itu, sangat diperlukan peningkatan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan penerimaan dan pertanggungjawaban, yaitu setiap pejabat dan staf ASN pengelola penerimaan keuangan diharapkan dapat menciptakan pengendalian manajemen yang semakin efektif dan efisien.

"Pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik merupakan kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan, yaitu dengan mewujudkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menghasilkan pertanggungjawaban keuangan yang disusun secara akurat," kata Gerson. (*)

loading...

Sebelumnya

Sonny Rumfaker: paket konsolidasi untuk penghematan waktu

Selanjutnya

Klemen Tinal : bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe