Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Penjual jeruk di pelabuhan Nabire raih Rp300 ribu sehari
  • Rabu, 26 Juli 2017 — 05:39
  • 1659x views

Penjual jeruk di pelabuhan Nabire raih Rp300 ribu sehari

Sulastri, seorang penjual jeruk di pelabuhan tersebut mengaku rata – rata keuntungan bersih yang diterimanya saat kapal penumpang milik PT Pelni singgah di pelabuhan tersebut mencapai Rp300 ribu. “Kalau seminggu empat kali kapal masuk, ya bisa dapat satu koma dua juta rupiah,”kata Sulastri kepada Jubi, Sabtu (22/7/2017).
Sulastri (baju merah garis – garis) saat melayani seorang pembeli jeruk – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi – Para penjual jeruk manis di pelabuhan laut Sama Busa Nabire mampu meraih Rp300.000 per hari saat kapal masuk di pelabuhan tersebut.

Sulastri, seorang penjual jeruk di pelabuhan tersebut mengaku rata – rata keuntungan bersih yang diterimanya saat kapal penumpang milik PT Pelni singgah di pelabuhan tersebut mencapai Rp300 ribu. “Kalau seminggu empat kali kapal masuk, ya bisa dapat satu koma dua juta rupiah,” kata Sulastri kepada Jubi, Sabtu (22/7/2017).

Sulastri menuturkan jeruk yang dijual itu hasil kebunnya sendiri. Kemasannya yang ia beli dengan harga Rp6000 per karton.

“Hampir semua penjual yang jualan jeruk di pelabuhan ini punya kebun sendiri. Hanya sedikit orang yang biasanya ambil dari orang lain baru jualan lagi,” jelasnya.

Harga satu karton jeruk Rp20 ribu dengan berat sekira dua kilogram. Sehari Sulastri mengaku hanya membawa lima sampai 20 karton saja.

“Kami tidak keluarkan modal banyak. Hanya karton saja. Kami jualan hanya saat ada kapal putih masuk,” tuturnya.

Seorang penjual lainnya, Yohana Murin yang adalah siswa SMP itu mengaku menjual jeruk untuk membantu orangtuanya.

“Kami punya kebun dan biasa bapak dan mama yang jual ke pedagang. Saya jualan saat kapal masuk saja,” katanya.

Sebagai pelajar dan orang Papua asli, Yohana mengaku tidak malu menjual jeruk di pelabuhan tersebut.

“Orang Papua juga bisa dan tidak perlu malu, kan bukan mencuri,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Yembise : kenaikan pangkat dan jabatan jangan dijadikan beban

Selanjutnya

Napi Lapas kelas IIB Nabire mampu nafkahi keluarga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe