Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Dinas Pendidikan imbau sekolah tak pilih kasih
  • Senin, 10 Juli 2017 — 00:14
  • 1273x views

Dinas Pendidikan imbau sekolah tak pilih kasih

"Untuk hal ini, kami sudah instruksikan bahkan mengirim surat kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk dengan tegas meminta kepada sekolah agar tidak melakukan hal-hal itu," kata Wonda kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.
Ilustrasi Penerimaan Siswa Baru - IST
Alexander Loen
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Elias Wonda mengimbau sekolah-sekolah di wilayahnya untuk tidak pilih kasih dan tidak melakukan pungutan liar dalam menerima siswa jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Menengah Atas.

"Untuk hal ini, kami sudah instruksikan bahkan mengirim surat kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk dengan tegas meminta kepada sekolah agar tidak melakukan hal-hal itu," kata Wonda kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

"Untuk itu, kami minta dengan tegas kepada sekolah untuk tidak melakukan pungutan  karena itu tidak sesuai dengan aturan," ucapnya.

Terpisah, Kepala SMAN 4 Kota Jayapura, Laba Sembiring mengatakan untuk mengakomodir anak-anak asli Papua masuk di SMA Negeri 4 Kota Jayapura, pimpinan sekolah terpaksa melakukan tambahan kelas, meskipun hal itu melanggar Keputusan Menteri (Kepmen) Pendidikan dan Kebudayaan No. 18/ 2016 tentang jumlah kelas di satu sekolah.

"Memang Kepmen tersebut mengatur jumlah kelas di satu sekolah hanya maksimal 36 kelas yang terdiri dari kelas 10, kelas 11, dan kelas 12 masing-masing 12 ruangan, tapi kita di sini sudah 47 kelas,” kata Sembiring.

Penyebabnya, jelasnya, karena pendaftar di SMAN 4 Kota Jayapura cukup banyak. Baru tiga hari dibuka pendaftaran online sudah mendaftar 525 calon siswa. Padahal yang akan diterima hanya 360 orang.

"Dari zona manapun dia kalau nilainya memenuhi bisa diterima, tapi disarankan lebih baik mendaftar ke sekolah sesuai zona tempat tinggal," ucapnya.

Ditambahkan, regulasi sesuai ring (zona) di Jayapura sudah dipersempit, sekitar radius 2,5 km. SMAN 4 memiliki radius Jaya Asri, Pemda. Namun pihaknya memberikan perhatian khusus kepada calon siswa OAP (Orang Asli Papua).

"Memang kami tidak membeda-bedakan, tetapi ada skala prioritas yang diterapkan sekolah bagi putra daerah, ini penerapan kebijakan afirmasi yang juga kebijakan pemerintah pusat," jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua akan kembali kirim siswa ADEM

Selanjutnya

Pemprov Papua ingatkan antisipasi pengaruh modernisasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe