Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemukulan anak dosen, JPU bacakan tuntutan
  • Rabu, 05 Juli 2017 — 09:17
  • 653x views

Pemukulan anak dosen, JPU bacakan tuntutan

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Natalia Ramma dalam surat dakwaan mengatakan, berdasarkan fakta-fakta dan uraian kekerasan terhadap korban, terdakwa Gidion Branko Lumban Tobing terbukti secara sah melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP.
Proses persidangan kasus pemukulan anak dosen LS di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura – Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Kasus pemukulan terhadap anak seorang dosen bernama Louis Simanjuntak oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (Uncen) berinisial GL, Senin (27/2/2017) di Fakultas Ekonomi (Fekon) masih berlanjut. 

Selasa siang, 4 Juli 2017, Pengadilan Negeri Klas 1 Jayapura menggelar perkara dengan sidang tuntutan terhadap pelaku.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Natalia Ramma dalam surat dakwaan mengatakan, berdasarkan fakta-fakta dan uraian kekerasan terhadap korban, terdakwa Gidion Branko Lumban Tobing terbukti secara sah melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP.

“Sebelum kami membacakan tuntutan pidana atas diri terdakwa, terdakwa Gidion Branko Lumban Tobing kami mempertimbangkan hal-hal yang dapat dijadikan pertimbangan dalam mengajukan tuntutan pidana ini,” katanya.

Lanjutnya, hal-hal yang memberatkan terdakwa karena perbuatan terdakwa menimbulkan korban merasa sakit. Sementara hal-hal yang meringankan terdakwa, yaitu ia mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Ia juga belum pernah terlibat masalah hukum.

Berdasarkan pasal 351 ayat (1) KUHP, pelaku dipidana penjara selama delapan bulan dengan perintah agar terdakwa ditahan dan membayar biaya perkara sebesar Rp 5 ribu.

Vonis yang dituntut ini akan menjadi pertimbangan hakim ketua dengan bukti-bukti yang ada untuk dijatuhi hukuman, dengan mendengarkan pembelaan terdakwa pada sidang berikutnya.

Terdakwa Gidion dalam ruang persidangan untuk pembelaan dakwaan meminta kepada hakim ketua dan JPU untuk meminta waktu menyampaikan pembelaan pada Selasa, 11 Juli 2017. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Festival Teluk Humbold akan jadi pasar pariwisata

Selanjutnya

FPDMPMJ demo tolak John Banua maju Pilkada

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe