Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jawa
  3. Basarnas telusuri sebab heli jatuh
  • Senin, 03 Juli 2017 — 10:32
  • 1005x views

Basarnas telusuri sebab heli jatuh

"Investigasi yang bergerak dari Basarnas, sedangkan untuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ada perintah selanjutnya,"
Bangkai helikopter milik Basarnas yang jatuh di Temanggung. Jubi/Basarnas Jateng
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Temanggung, Jubi - Tim Basarnas akan melakukan investigasi jatuhnya helikopter Basarnas Jawa Tengah di Desa Canggal, Candiroto, Kabupaten Temanggung.

Direktur Operasi dan Pelatihan Basarnas, Ahmad Ivan di Temanggung, mengatakan tim Basarnas dari Jakarta dijadwalkan akan melakukan investigasi untuk melihat dan mempelajari penyebab kecelakaan ini, begitu tiba di lokasi pada Senin (3/7/2017).

"Investigasi yang bergerak dari Basarnas, sedangkan untuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ada perintah selanjutnya," katanya.

Adapun untuk tindakan evakuasi bangkai pesawat, tutur Ivan, belum bisa dilakukan hari ini. Pihaknya akan berfokus pada investigasi terlebih dahulu .

"Setelah dilakukan investigasi, besok tim akan menurunkan pesawat dari lokasi lereng bukit," katanya.

Identifikasi terhadap korban yang menjadi awak helikopter jenis Dauphin milik Basarnas itu dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVi) Polda Jawa Tengah.

Sebeumnya, Heli berwarna orange tersebut disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 Hijriah.

Ia menyebutkan ada delapan orang dalam pesawat naas tersebut, yakni empat orang awak pesawat dari angkatan laut, yakni Kapten Laut (P) Haryanto, Kapten Laut (P) II Solihin, Serka MPU Hari Harsono, dan Peltu LPU Budi Santoso.

Kemudian empat orang dari Kantor SAR Semarang, yakni Muhammad Afandi, Nyoto Purwanto, Catur, dan Budi Resti.

Ia menuturkan, mereka sedang menjalankan melaksanakan tugas di Gringsing dan Brexit dalam rangka pemantauan maupun siaga arus balik.

"Berhubung mendengar ada informasi terjadi letupan di Kawah Sileri Dieng, kemudian melaksanakan pemantauan dan evakuasi, karena semula informasi ada puluhan korban di sana, maka kami wajib membantunya," katanya. (*)
 

loading...

#

Sebelumnya

PVMBG: radius bahaya kawah Sileri 100 meter

Selanjutnya

Polisi harus tegakkan aturan, ‘jangan ada dusta di antara kita’

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe