Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Disiplin kunci cabor dansa Papua raih dua emas di PON Jabar
  • Kamis, 06 Oktober 2016 — 04:58
  • 7920x views

Disiplin kunci cabor dansa Papua raih dua emas di PON Jabar

Dalam pertandingan, lanjut dia, Cabor Dansa berprestasi sesuai yang diharapkan. Meski awalnya ditargetkan meraih lima medali emas. Katanya, keberhasilan pihaknya adalah keberhasilan rakyat Papua. Sebagai manajer Cabor Dansa ia akan mendatangkan pelatih terbaik untuk mempersiapkan Cabor Dansa pada PON 2020 di Papua.
Atlet dansa PON Jabar yang meraih medali emas untuk Papua - Dok.Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Menejer Cabang Olahraga (Cabor) dansa Papua, Orwan Tolli Wone menyatakan, keberhasilan pihaknya menyabet dua emas dan tiga perunggu pada cabor dance sport PON XIX di Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu adalah disiplin.

Ia mengatakan, disiplin menjadi kunci Cabor Dansa Papua membawa pulang lima medali. Ia berterimakasih telah dipercayakan Ketua Umum KONI Papua dan Ketua Harian KONI Papua mendampingi atlet dansa Papua di PON Jawa Barat.

"Ketika tiba di Jawa Barat, saya sebagai manejer dansa memperketat pengawasan kepada atlet. Kami menerapkan disiplin. Termasuk mengontrol makan minum atlet," kata Orwan menjawab pertanyaan Jubi, Rabu (5/10/2016).

Menurutnya, dipercayakan menjadi menejer cabor dansa merupakan beban berat untuknya. Ia selama ini tak paham olahraga. Ia berpikir bagaimana agar bisa berprestasi di PON Jawa Barat sebagai persiaan berprestasi lebih baik pada PON 2020 mendatang di Papua.

"Makanya saya berusaha semaksimal mungkin karena kepercayaan Ketua Umum KONI Papua kepada saya harus saya jawab. Saya berangkat ke Jawa Barat dengan doa. Saya meminta dukungan kepada semua masyarakat Papua," ucapnya.

Dalam pertandingan, lanjut dia, Cabor Dansa berprestasi sesuai yang diharapkan. Meski awalnya ditargetkan meraih lima medali emas. Katanya, keberhasilan pihaknya adalah keberhasilan rakyat Papua. Sebagai manajer Cabor Dansa ia akan mendatangkan pelatih terbaik untuk mempersiapkan Cabor Dansa pada PON 2020 di Papua.

"Memang atlet yang bertandingan di PON Jabar itu dari luar Papua. Ada empat atlet. Dua pria dan dua wanita. Ada enam atlet sebenarnya, dua itu dari Papua. Tapi nama mereka belum masuk dalam peserta. Mereka dipersiapkan untuk PON 2020. Memang ini cabor baru yang diikuti Papua sehingga di PON Jabar. Persiapan mepet makanya dibutuhakn atlet yang sudah pengalaman," katanya.

Sementara Wakil Ketua KONI Papua, Jhon Banua Row mengatakan, dua medali emas yang disabet Papua sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah.

"Atlet peraih medali emas sejak awal, ditargetkan meraih emas. Keduanya telah menjalani persiapan matang di dalam dan di luar negeri sebelum PON. Para atlet peraih medali emas ini akan akan mendapat  bonus masing-masing Rp600 juta," kata Banua Rouw.

Medali emas Papua pada Cabor Dansa dipersembahkan pasangan pedansa Tedjo Wiyono/Ruci Anggraini pada nomor rising star standard. Emas lainnya melalui pasangan Sahrul Laili Fahmi/Finasti Namiarum pada nomor pre amateur latin yang meraih poin 3 atas akumulasi dari cha cha cha (1), rumba (1), dan jive (1). (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Derbi Papua, curi point atau tumbang di Stadion Marora

Selanjutnya

FORMI Papua diminta jaga ciri khas daerah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe