Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Kupang wacanakan kurikulum Pancasila
  • Selasa, 30 Mei 2017 — 17:54
  • 1255x views

Kupang wacanakan kurikulum Pancasila

Kupang, Jubi - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sementara mengkaji kurikukum pendidikan Pancasila untuk diterapkan pada lembaga pendidikan di tingkat pendidikan dasar (SD) hingga sekolah menengah di daerah itu.
Ilustrasi. Jubi/Indeksberita.com
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kupang, Jubi - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sementara mengkaji kurikukum pendidikan Pancasila untuk diterapkan pada lembaga pendidikan di tingkat pendidikan dasar (SD) hingga sekolah menengah di daerah itu.

"Saya telah mengusulkan di sini agar Pancasila dikaji dan diterpakan dalam mata pelajaran di sekolah-sekolah di NTT," kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan hal itu di sela membuka kegiatan Seminar Nasional Kebangsaan yang digelar bersama Forum Pembaruan Kebangsaan setempat. Acara ini dihadiri sedikitnya 300 orang dari berbagai kalangan pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat.

Jika Pancasila belum bisa dimasukkan kurikulum nasional, lanjut dia, akan diterapkan dalam kurikulum lokal sehingga diajarkan di sekolah-sekolah.

Ia juga berharap ada satu wadah atau lembaga yang dibentuk pemerintah secara khusus menangani ideologi Pancasila.

Menurut dia, wadah yang dimaksud penting karena ideologi Pancasila menyangkut mati hidupnya bangsa Indonesia.

"Contohnya perikanan saja diurus khusus satu kementerian, masa ideologi tidak ada yang mengurusnya, padahal menyangkut mati dan hidupnya bangsa ini," katanya.

Senada dengan itu antropolog budaya Pater Gregor Neonbasu S.V.D., Ph.D. mengatakan bahwa fungsi BP7 serta Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) perlu dihidupkan kembali di Indonesia.

"Melihat ideologi Pancasila yang saat ini sedang ditantang dengan kehadian ideologi karbitan dari luar ini maka fungsi dan peran BP7 dan P4 perlu dihidupkan kembali oleh Pemerintah," katanya saat dihubungi Antara di Kupang.

Ketua Dewan Riset Daerah Nusa Tenggara Timur itu memandang penting pola dan sistem Orde Baru melalui peran dan fungsi BP7 dan P4 pada masa sekarang ini.(*)
 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Mencintai lingkungan di Trihita alam

Selanjutnya

ISI Denpasar daftarkan hak cipta “Ketug Bumi”

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe