PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pelayanan e-KTP di Kaimana belum optimal
  • Jumat, 19 Mei 2017 — 17:40
  • 374x views

Pelayanan e-KTP di Kaimana belum optimal

Kaimana, Jubi – Pelayanan KTP elektronik atau e-KTP di Kabupaten Kaimana disebut-sebut belum optimal sejak operator database e-KTP dirumahkan pada Januari 2017.
Seorang warga Kota Jayapura, Papua ketika menujukkan KTP Elektronik – Jubi/Engel Wally
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Pelayanan KTP elektronik atau e-KTP di Kabupaten Kaimana disebut-sebut belum optimal sejak operator database e-KTP dirumahkan pada Januari 2017.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kaimana, Wahab Pical mengatakan, hal itu sudah dikoordinasikan kepada Dirjen Kependudukan RI agar menormalisasi sistem online administrasi data kependudukan yang terputus sejak lama.

“Sudah kami lakukan pelayanan seperti biasa. Terutama yang berkaitan dengan akta nikah, akta lahir dan akta kematian untuk perekaman E-KTP, sampai saat ini memang belum optimal, karena yang mengoperasikan alat ini adalah tenaga terlatih kami,” katanya kepada Jubi di Kaimana, Kamis (18/5/2017).

Menurutnya hal ini juga sudah diusulkan ke Bagian Hukum Setda Kaimana untuk diterbitkan SK bagi tenaga kontrak agar pelayanan kembali normal.

“Tetapi setelah kami cek ke Bagian Hukum mereka menyuruh kami ke BKD, dan kami ke BKD untuk mengecek dan bertemu pimpinannya langsung. Beliau menjelaskan bahwa mereka di BKD hanya melihat berdasarkan tingkat kebutuhan, sementara yang mengeluarkan SK itu tetap berada pada Bagian Hukum Setda,” katanya.

“Jadi, kami hanya bisa berharap ada kebijakan dari pemerintad daerah untuk mengerluarkan SK mereka,” lanjutnya.

Sambil menunggu SK tersebut pihaknya telah mengeluarkan surat pengganti e-KTP bagi warga yang belum memiliki e-KTP.

Warga Kaimana, yang juga ibu rumah tangga, Mawar (samaran) kecewa terhadap pelayanan e-KTP. Ia pun berharap agar pelayanan kembali normal dan optimal.

“Kami paham bahwa aturan PNS itu telah ditentukan jam istirahat jam 12.00 WIT. Kan itu aturan yang dibuat manusia, yang Tuhan punya saja dilanggar. Artinya kalau disiasati pada jam lain istitrahat dari 30 menit duluan terus balik yang lain lagi istirahat. Jadi, pelayanan itu berjalan,” katanya. (Jacob Owen)


 

#

Sebelumnya

Disdik Kaimana tegaskan pendaftaran siswa baru gratis

Selanjutnya

Pelni siapkan tiket "nonseat" antisipasi lonjakan penumpang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua