Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jawa
  3. Lapas DIY perketat penjagaan waspadai narkoba
  • Selasa, 09 Mei 2017 — 20:35
  • 8551x views

Lapas DIY perketat penjagaan waspadai narkoba

Dinding Lapas itu rawan mendapatkan lemparan dari luar, karena menurut dia yang paling berdekatan dengan jalan perkampungan.
Ilustrasi (Jubi/Englishcafe.co.id)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Yogyakarta, Jubi - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta telah meminta seluruh petugas lembaga pemasyarakatan memperketat penjagaan untuk mengantisipasi pelemparan atau penyelundupan narkoba dari luar lapas.

"Sekarang setiap pagi hari sebelum serah terima regu jaga, mereka wajib mengelilingi brandgang (ruangan di antara tembok luar dan sel)," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY Etty Nurbaiti di Yogyakarta.

Menurut Etty, pengetatan itu diperlukan seiring tertangkapnya 16 warga binaan yang diketahui positif mengonsumsi narkoba di dalam Lapas Wirogunan pada Januari 2017. "Sehingga jika ada pelemparan narkoba ke brandgang dari luar yang mengetahui pertama kali," kata dia.

Ia mengatakan pengetatan tidak hanya dilakukan dalam aspek penjagaan, namun juga kunjungan tamu baik orang tua, keluarga, atau teman warga binaan.

"Setiap orang yang masuk lapas atau rutan wajib digeledah. Keluarga yang hendak menjenguk harus diarahkan untuk membantu meringankan pembinaan warga binaan," kata dia.

Selain pengetatan terhadap mekanisme kunjungan narapidana, menurut dia, pihaknya juga akan melakukan tes urine secara mendadak kepada seluruh staf Lapas dengan waktu yang tidak ditentukan.

Sebelumnya, Kepala Satuan Pengamanan Lapas Wirogunan Yogyakarta Supar menduga kasus 16 warga binaan yang mengonsumsi narkoba mendapatkan narkoba dari sesorang yang melempar barang itu melalui dinding Lapas. Dinding Lapas itu rawan mendapatkan lemparan dari luar, karena menurut dia yang paling berdekatan dengan jalan perkampungan.

"Pelemparan memang sudah sering kali terjadi baik telepon genggam atau narkoba. Namun hal itu sudah mulai jarang semenjak kami memasang CCTV," kata Supar. (*)

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kemensos himbau penerima PKH di Jayawijaya gemar menabung

Selanjutnya

Lima kali kunjungan ke Papua, pengamanan Jokowi sudah libatkan 20.000 personel

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe