Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jawa
  3. 116 bencana landa Sukabumi kurun empat bulan
  • Kamis, 27 April 2017 — 17:56
  • 702x views

116 bencana landa Sukabumi kurun empat bulan

69 kali, pergerakan tanah 11 kali, banjir tujuh kali, angin kencang 15 kali dan kebakaran 14 kali. Selain itu, akibat bencana sebanyak tujuh jembatan penghubung antardesa dan antarkampung ambruk.
Ilustrasi banjir (Jubi/Republika.co.id)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sukabumi, Jubi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat sejak Januari hingga April 2017 terjadi 116 kali bencana alam di berbagai kecamatan.

"Akibat bencana ini rumah, kantor pemerintahan, saluran irigasi rusak ringan hingga berat, selain bangunan seperti sawah milik warga pun ikut terkena dampaknya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani di Sukabumi, Kamis ( 27/4).

Adapun rincian bencana tersebut adalah longsor sebanyak 69 kali, pergerakan tanah 11 kali, banjir tujuh kali, angin kencang 15 kali dan kebakaran 14 kali. Selain itu, akibat bencana sebanyak tujuh jembatan penghubung antardesa dan antarkampung ambruk.

Setiap tahunnya bencana tanah longsor masih mendominasi, ini disebabkan kondisi tanah di Kabupaten Sukabumi yang labil dan berbukit/tebing ditambah curah hujan tinggi sehingga mudah terjadi longsor.

Menurutnya, setiap terjadi bencana tim dan relawan penanggulangan langsung melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan. Adapun kerugian akibat bencana diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pada musim hujan ini, kasus kebakaran cukup tinggi bahkan ranking ke tiga terbanyak. Ini membuktikan, bahwa bencana apapun bisa saja terjadi sehingga harus diwaspadai semua pihak.

"Untuk logistik bantuan darurat mencukupi hingga akhir tahun, biasanya kami salurkan bantuan setelah ada data awal jumlah korban," tambahnya.

Usman mengatakan selain menyalurkan bantuan dan penanggulangan pascabencana, BPBD juga melakukan berbagai antisipasi seperti memasang bronjong dan memberikan sosialiasi kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang bisa berpotensi terjadinya bencana.

Selain itu, warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman jika potensi bencana sudah mulai terasa. (*)




 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Harga daging sapi di Kota Sorong di bawah standar nasional

Selanjutnya

Pemkab Jayapura diminta bangun jalan alternatif atasi kemacetan 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe