Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. 2016: IPM Indonesia tertinggi, Papua tergolong rendah
  • Senin, 17 April 2017 — 19:52
  • 2283x views

2016: IPM Indonesia tertinggi, Papua tergolong rendah

Papua tercatat masih masuk ke dalam kategori Rendah atau dengan indeks dibawah 60. Namun disparitasnya cukup tinggi, misalnya IPM di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua sebesar 26,56, namun di Kota Jayapura sudah mencapai 78,56.
Ilustrasi IPM Kabupaten Jayapura - IST
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2016 masuk dalam kategori tinggi, meningkat sebesar 0,63 poin menjadi 70,18 dari tahun 2015 yang mencapai 69,55.

"Pada 2016, status pembangunan manusia di Indonesia meningkat dari ‘Sedang’ menjadi ‘Tinggi’. IPM Indonesia pada tahun 2016 tumbuh sebesar 0,91 persen dibanding tahun 2015," kata Kepala BPS, Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (17/4/2017).

Capaian pembangunan manusia di wilayah tertentu dapat dikategorikan ke dalam empat kelompok. Kelompok Rendah dengan indeks kurang dari 60, kelompok Sedang dengan indeks 60-70, kelompok Tinggi dengan 70-80 dan Sangat Tinggi dengan indeks 80 keatas.

Papua tercatat masih masuk ke dalam kategori Rendah atau dengan indeks dibawah 60. Namun disparitasnya cukup tinggi, misalnya IPM di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua sebesar 26,56, namun di Kota Jayapura sudah mencapai 78,56.

Dikatakan juga pertumbuhan IPM justru tertinggi terjadi di Papua yang mencapai 1,40 persen, disusul Sumatera Selatan sebesar 1,16 persen dan Jawa Timur 1,15 persen.

BPS tidak menjelaskan lebih lanjut penyebab tingginya tingkat pertumbuhan IPM Povinsi Papua padahal nilai IPM nya sendiri masuk dalam kategori rendah.

Akhir tahun 2016 lalu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayapura, Jeffry de Fretes kepada Jubi mengatakan Kabupaten Jayapura mengalami peningkatan IPM selama empat tahun terakhir.

IPM Kabupaten Jayapura menurut dia sebesar 70,04 persen tahun 2015, berada di peringkat ketiga setelah Kota Jayapura dan Timika.

“Ada peningkatan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang masih di bawah angka 70 persen saat ini,” katanya di Sentani pertengahan Desember tahun lalu.

Menurutnya indikator peningkatan IPM dipicu oleh peningkatan sektor pengeluaran per kapita, pendidikan dan kesehatan. Khusus bidang pendidikan, tahun 2011, angka harapan lama sekolah masih 12,91 persen menjadi 13,79 persen tahun 2015.

Waktu itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam mengakui adanya peningkatan di dunia pendidikan. Meski demikian, tak ditampik masih terdapat kekurangan guru di sejumlah sekolah.

“Dalam kondisi kekurangan guru kita bisa mencapai angka harapan sekolah yang bisa dikatakan sejajar dengan tingkat pendidikan D-3 di perguruan tinggi. Oleh sebab itu, upaya pasti akan terus dilakukan untuk meningkatkan lagi ke arah yang lebih baik,” katanya.

Komponen IPM

Selama periode 2015-2016, menurut keterangan BPS tersebut, komponen pembentuk IPM juga mengalami peningkatan. Bayi yang baru lahir memiliki peluang hidup hingga 70,90 tahun, meningkat 0,12 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, anak-anak usia tujuh tahun memiliki peluang untuk bersekolah selama 12,72 tahun, meningkat 0,17 tahun dibandingkan pada 2015.

Sementara penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 7,95 tahun, meningkat 0,11 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dan pengeluaran per kapita masyarakat telah mencapai Rp10,42 juta rupiah pada tahun 2016 atau meningkat Rp270.000 dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kenaikan tertinggi terjadi pada Harapan Lama Sekolah. Pada 2010 hingga 2016, rata-rata tumbuh 2,12 persen per tahun," tutur Suhariyanto.

Berdasar data BPS, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Banten, Bali dan Kalimantan Timur masuk dalam kategori IPM Tinggi. Sementara sebanyak 21 provinsi lainnya masih masuk kategori IPM Sedang.

IPM adalah salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pembangunan kualitas hidup manusia. IPM menjelaskan bagaimana penduduk bisa mengakses pembangunan untuk memperoleh pendapatan, kesehatan pendidikan dan lain-lain.(*)

loading...

Sebelumnya

Peringati Paskah, Elisabeth Salon lakukan promo

Selanjutnya

Tagihan di lokasi wisata Raja Ampat sesuai hukum adat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe