Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Advertorial
  3. Lukas Enembe: PON XX tetap dilaksanakan di Papua
  • Senin, 17 April 2017 — 17:53
  • 1094x views

Lukas Enembe: PON XX tetap dilaksanakan di Papua

"Selama inikan banyak orang ragu, kerjakan barang ini tidak sederhana merubah semua, jangan ko ragu, tidak ada keraguan untuk pelaksanaan PON di Papua. Papua tetap laksanakan PON," kata Lukas Enembe saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Biaya Infrastruktur PON dengan pimpinan OPD di Gedung Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Kamis (13/4/2017) pekan lalu.  
Gubernur Papua Lukas Enembe saat melakukan rapat bersama seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua membahas persiapan PON XX di Papua - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi - Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, akan tetap dilaksanakan di Bumi Cenderawaih. Penekanan ini disampaikan dirinya untuk meyakinkan sebagian masyarakat dan beberapa kalangan yang ragu akan hal itu.
 
"Selama inikan banyak orang ragu, kerjakan barang ini tidak sederhana merubah semua, jangan ko ragu, tidak ada keraguan untuk pelaksanaan PON di Papua. Papua tetap laksanakan PON," kata Lukas Enembe saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Biaya Infrastruktur PON dengan pimpinan OPD di Gedung Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Kamis (13/4/2017) pekan lalu.
 
Gubernur menekankan, menjadi daerah pelaksana PON tidaklah mudah. Sebab untuk menjadi tuan rumah butuh waktu bertahun-tahun baru dapat menyelenggaraan event olahraga nasional empat tahunan tersebut di Bumi Cenderawasih.
 
"Jawa Barat saja 56 tahun baru bisa jadi tuan rumah. Dari 34 provinsi di Indonesia, Papua bisa jadi tuan rumah. Ini sudah luar biasa, jadi tidak usah ko ragukan. Tetapi bagaimana ko kerja untuk Papua jadi tuan rumah PON. Itu yang harus dipikirkan semua pihak, kenapa diragukan," ucapnya.
 
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur PON 2020 di Papua saat ini sudah mulai dilaksanakan. Dan khusus untuk pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura sudah dimulai dan diharapkan rampung tepat waktu.
 
Oleh karena itu, Gubernur Enembe kembali menegaskan agar seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan dalam berbagai pembangunan yang saat ini sedang dilaksanakan pemerintah, bukan menilai hal yang tidak-tidak.
 
"Pembangunan stadion utama di Kampung Harapan Sentani sudah dimulai. Dan material serta para pekerja sebanyak 600 orang sudah siap kerja siang malam," katanya.
 
Lebih jauh orang nomor satu di Papua ini menjelaskan, menindaklanjuti pertemuan dengan Presiden pada 28 maret 2017 lalu, maka Pemerintah Provinsi Papua bersama PB PON 2020 telah mempersiapkan biaya infrastruktur PON diantaranya biaya infrastruktur pendukung, akomodasi, venues PON dan kesiapan lainnya.
 
Selain pembangunan infrastruktur, lanjut Enembe, pihaknya juga konsen untuk teknis penyelenggaraan PON yang meliputi peralatan PON, venue, panitia serta sumber daya manusia (SDM) pendukung penyelenggaraan yang membutuhkan biaya cukup besar.
 
"Menindaklanjuti pertemuan dengan bapak Presiden maka hal-hal yang saya sebutkan diatas akan dibawa ke Jakarta untuk bersama Presiden membicarakan secara khusus dalam rapat terbatas dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait," kata Enembe.
 
Selain itu, dalam pertemuan dengan Presiden nanti. Pemprov Papua akan menyerahkan rancangan Intruksi Presiden (Inpres). "Kemungkinan kita akan menyerahkan rancangan Inpresnya. Sehingga draft yang dibuat Presiden harus sesuai dengan keinginan Papua," tambahnya.
 
Dia menambahkan, dalam pertermuan dengan Presiden nanti, selain membahas pembangunan dan penyelengggaraan PON maka juga akan disampaikan kemajuan-kemajuan pembangunan di Papua untuk diresmikan.
 
Sementara itu, Dinas Olahraga dan Pemuda pada 2017 menyiapkan Rp660 miliar untuk mendanai pembangunan Stadion Utama PON 2020 di Kampung Harapan Kabupaten Jayapura.
 
"Tahap pertama kita salurkan Rp 180 miliar sampai kepada pembebasan lahannya. Sementara tahap kedua tahun ini sudah diketok dalam APBD 2017 senilai Rp660 miliar yang akan kami gunakan untuk pembangunan Stadion Utama PON," kata Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda,Yusuf Yambe Yabdi.
 
Menurut ia, pihaknya pada tahun ini tak hanya akan fokus pada pembangunan stadion utama. Tetapi juga melakukan rehab di sejumlah tempat yang dipandang cocok dan layak untuk menyelenggarakan cabang olahraga dalam PON 2020.
 
Untuk itu, dirinya meminta semua pihak di Papua untuk memberikan dukungan moril dan doa agar pelaksanaan pembangunan seluruh venue dapat rampung secepatnya. Ia juga berharap masyarakat agar tak pesimis dengan waktu sisa tiga tahun untuk menyediakan infrastruktur PON di provinsi ini. (*)
 
Sekedar untuk diketahui, pada hari ini, Selasa (18/4/2017) Gubernur Papua bersama masyarakat Kampung Harapan akan menggelar ibadah syukuran di lokasi pembangunan stadion utama Kampung Harapan sebagai pertanda dimulainnya pembangunan stadion utama Papua Bangkit. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

4 tahun LUKMEN, wujudkan SDM Papua yang sehat dan berprestasi

Selanjutnya

Gubernur gelar prosesi adat pembangunan stadion Papua Bangkit

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe