Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemprov : Kapolda tidak berwenang mengkoreksi kinerja Pemda Papua
  • Selasa, 04 April 2017 — 21:51
  • 2302x views

Pemprov : Kapolda tidak berwenang mengkoreksi kinerja Pemda Papua

Gilberd melalui rilis pers yang diterima Jubi, Selasa (4/4/2017) menegaskan, Kapolda Papua tidak mempunyai kewenangan mengkoreksi kinerja Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi (pemprov) Papua. Apalagi mempertanyakan kesibukan kepala daerah (Gubernur Papua).
Kantor Gubernur Papua - panoramio.com
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Kepala Biro Humas dan Protokol (Karo Humas) melalui Kepala Bagian (Kabag) Protokol, Gilberd R. Yakwart, S.STP menyayangkan pernyataan Kapolda Papua, Irjenpol Paulus Waterpauw di beberapa media lokal yang menyebutkan penyelenggara pemerintah daerah “bikin diri sibuk”.

Gilberd melalui rilis pers yang diterima Jubi, Selasa (4/4/2017) menegaskan, Kapolda Papua tidak mempunyai kewenangan mengkoreksi kinerja Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi (pemprov) Papua. Apalagi mempertanyakan kesibukan kepala daerah (Gubernur Papua).

Menurutnya bahwa yang berhak mengoreksi pemerintah daerah adalah Presiden melalui Menteri Dalam Negeri. Justru, lanjut Gilberd bahwa Gubernur Papua lah yang pantas mengkoreksi kinerja kepolisian di Papua selaku pimpinan tertinggi di tingkat daerah provinsi dalam kewenangan-kewenangan yang telah diatur dalam UU Otonomi Khusus.

Rilis  ini sekaligus mengklarifikasi pernyataan Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw yang mengatakan menyesal karena tidak satupun dari pihak Pemerintah Provinsi Papua yang hadir dalam acara coffee morning dalam rangka Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Kamtibmas Pasca Pemilukada Serentak 2017 yang digelar di Mapolda, Senin (3/4/2017) lalu.

Gilberd mengaku Pemprov Papua sama sekali tidak menerima undangan coffee morning dari Polda Papua. Bahkan, dirinya baru mengetahui setelah dikonfirmasi oleh Sespri Kapolda yang menanyakan apakah Gubernur Papua bisa hadir atau ada perwakilan dari Pemprov Papua yang akan menghadiri coffee morning tersebut.

“Saya dikonfirmasi Sespri Kapolda pada Senin (3/4/2017) sekitar pukul 09.30 WIT setelah apel pagi di Kantor Gubernur dilaksanakan. Saya bertanya undangan diserahkan kemana, siapa yang terima dan ternyata menurut Sespri Kapolda bahwa undangan diserahkan di kediaman Gubernur pada Sabtu (1/4/2017) sore menjelang malam,” ungkap Gilberd.

Kabag Protokol menegaskan, kediaman Gubernur bukan tempat menyerahkan dan menitip undangan kegiatan atau surat kemudian ketika menyerahkan suatu undangan atau surat harusnya pada hari kerja kantor bukan malah hari libur.

“Kan lucu undangan resmi diserahkan pada hari libur dan malam hari. Kediaman Gubernur bukan penitipan surat. Kan ada kantor dan hari kerja. Kalau undangan  itu diserahkan saat hari kerja kantor tentunya saya akan tindaklanjuti sebagaimana mestinya karena memang itu tugas saya selaku protokol Gubernur,” terangnya.

Gilberd menambahkan, setelah dirinya mendapat informasi adanya undangan tersebut kemudian langsung mengkonfirmasi Sekda Papua usai apel pagi dan ternyata Sekda Papua juga mengaku sama sekali tidak menerima undangan tersebut.

Namun, karena Sekda Papua sudah terjadwal pada jam yang sama untuk menerima tamu dari Duta Besar Belanda sehingga tidak bisa mengikuti acara coffee morning.

Sementara di jam yang sama juga Asisten II dan III sudah terjadwal akan melakukan rapat bersama seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Papua dalam rangka rapat persiapan acara peringatan 4 tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada Senin 10 April 2017 mendatang.

“Jadi Pemprov Papua bukan tidak berkenan hadir dalam acara coffee morning itu namun karena pendistribusian undangan yang tidak tepat alias salah mengirimkan undangan,” jelasnya.

Kapolda Papua, seperti diberitakan beberapa media lokal, menggelar Coffee Morning di Aula Rastasamara Polda Papua, Senin lalu. Karena tidak ada perwakilan pemerintah provinsi yang hadir, Kapolda mengungkapkan penyesalannya kepada wartawan.

“Sayangnya tidak ada keterwakilan dari Pemerintah Provinsi atau Pemda yang datang menghadiri acara ini,” kata Kapolda kepada wartawan.

Ia mengatakan sehari sebelumnya telah meminta Wakapolda memberikan undangan kepada para pihak yang terlibat, termasuk Pemprov Papua.

“Cuma saya tidak tahu apakah undangan sampai atau tidak, walaupun nyatanya hari ini tidak ada perwakilan yang datang” sesal Kapolda. (*)

loading...

Sebelumnya

SDM tenaga pendidik di SMKN 3 Jayapura terus ditingkatkan

Selanjutnya

Dinas PU siapkan Rp15 miliar pembangunan awal patung Yesus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe