Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Mahasiswa Papua dilarang keras jual aset asrama
  • Minggu, 19 Maret 2017 — 18:41
  • 1297x views

Mahasiswa Papua dilarang keras jual aset asrama

"Kami sedang mendata semua aset-aset pemerintah, hal ini sebagai langkah pemerintah untuk menata kembali aset," katanya.
Asrama Papua di Bogor - IST
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua dengan tegas melarang mahasiswa Papua untuk menjual barang-barang  yang ada di dalam asrama. Pasalnya barang-barang yang ada itu merupakan aset milik pemerintah.

"Barang yang ada di asrama itu merupakan aset pemerintah, sehingga tidak boleh dijual," kata Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen kepada wartawan, di Jayapura, Minggu (19/3/2017).

Menurutnya, masalah yang dihadapi para mahasiswa Papua di Bogor sementara sedang dalam pembahasan. Untuk itu, pihakya meminta tidak ada satupun aset yang dijual, apabila hal itu terjadi tentu sudah melanggar hukum.

"Kami minta mereka bersabar, karena masih adalam pembahasan," ucapnya.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Provinsi Papua melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sedang mendata seluruh aset-aset yang ada di luar Papua, termasuk asrama.

"Kami sedang mendata semua aset-aset pemerintah, hal ini sebagai langkah pemerintah untuk menata kembali aset," katanya.

Sebelumnya, Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bogor sepakat akan menjual aset Pemerintah Provinsi Papua jika tidak membayar tunggakan lampu asrama Papua di Bogor.

Ketua Asrama, Honoratus Kulka mengatakan, pihaknya telah menyepakati dalam rapat pengurus asrama yang digelar belum lama ini terkait kendala yang dihadapi mahasiswa Papua di Bogor.

Honaratus mengatakan, pemutusan arus listrik di asrama mahasiswa Papua di Bogor oleh PLN Kota Bogor sudah berjalan seminggu dan memasuki minggu kedua.

"Kami telah rapat dan mengambil keputusan, jika tidak ada tanggapan oleh Pemprov Papua maka kami akan menjual aset Pemprov seperti kulkas, TV, dan Infocus," kata Honaratus Kulka kepada Jubi melalui telepon, Kamis (16/3/2017).

Ketua IMAPA Bogor Yunus Gobai mengatakan sudah bertemu dengan Kepala Biro Umum Pemprov Papua pada 7 Maret 2017 untuk menjelaskan kondisi asrama Papua. (*)
 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Jokowi dijadwalkan resmikan Gedung Negara di Papua

Selanjutnya

Pemprov Papua siap antar LPPD ke Kemendagri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe