Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Tempat hiburan, lembaga penyiaran diminta perdengarkan musik nasional seharian
  • Kamis, 09 Maret 2017 — 14:59
  • 1735x views

Tempat hiburan, lembaga penyiaran diminta perdengarkan musik nasional seharian

Presiden juga menyampaikan keinginannya musik Indonesia agar mendominasi semua tempat, ruang, kalangan di tanah air, bukan dari barat atau negara lain.
Jokowi berpose dengan gitar (Jubi/Liputan6.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jakarta, Jubi - Presiden Joko Widodo menyatakan setuju dengan usulan agar setiap peringatan Hari Musik 9 Maret, dalam sehari penuh, lembaga penyiaran, tempat hiburan, kafe dan lainnya menyiarkan lagu-lagu nasional.

"Saya setuju agar pada Hari Musik Nasional, 'full' dari pagi hingga tengah malam itu, radio, televisi, departemen, kafe dan lainnya menyiarkan lagu nasional," kata Presiden Jokowi, Ketika membuka Musyawarah Nasional VII Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) dan Peringatan Hari Musik Nasional Tahun 2017 di Istana Negara Jakarta, Kamis (9/3).

Presiden menyatakan belum tahu apakah pengaturan hal itu akan melalui penetapan Keputusan Presiden atau lainnya.

"Tidak tau lewat Keppres atau apa, nanti biar diurus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Pak Triawan Munaf," kata Presiden dalam acara yang dihadiri sekitar 200 anggota PAPPRI.

Presiden Jokowi mengaku meski tidak bisa menyanyi, namun  dia mendengarkan musik selama 50 menit setiap pagi dan malam. 

Presiden mengaku "fresh" dengan mendengarkan musik. "Setiap hari yang masuk ke saya politik dan ekonomi, begitu ketemu musik langsung 'fresh' lagi," ucapnya.

Ia menyebutkan menikmati musik pada dasarnya menikmati cerita, cerita lingkungan, cinta, kesulitan dan lainnya yang bisa membuat orang lebih optimistis.

Menurut dia, melalui musik kebenaran bisa disampaikan secara apa adanya. Musik juga bisa menembus kelas sosial. "Saya sekarang baru seneng-senengnya musik dangdut karena bisa berinteraksi sangat baik dengan rakyat kita," ujarnya.

Presiden juga menyampaikan keinginannya musik Indonesia agar mendominasi semua tempat, ruang, kalangan di tanah air, bukan dari barat atau negara lain. (*)

 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Warga Perancis jadi tersangka penyelundupan kupu-kupu langka Papua

Selanjutnya

Para pemuka agama deklarasikan pemberantasan perbudaan modern

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua