Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Natuman terima permohonan maaf Ketua Parlemen Vanuatu
  • Senin, 20 Agustus 2018 — 09:31
  • 487x views

Natuman terima permohonan maaf Ketua Parlemen Vanuatu

Pemimpin-pemimpin partai VP, rekan-rekan anggota parlemen, dan pendukungnya, termasuk Wakil Perdana Menteri Bob Loughman, turut menyaksikan upacara tersebut.
Pelaksana Tugas Presiden Partai Vanua aku Pati (VP), Joe Natuman, menerima hadiah dari Ketua Parlemen, MP Esmon Saimon, sebagai tanda rekonsiliasi. - DVU/Godwin Ligo
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi - Anggota Parlemen (MP) dari parpol Vanua'aku Pati (VP), Esmon Saimon, menyelenggarakan upacara rekonsiliasi adat dengan Pelaksana Tugas Presiden partai VP, Joe Natuman, di Port Vila.

Upacara rekonsiliasi adat yang diadakan pada Senin lalu (13/8/2018) itu, bertujuan menghilangkan perselisihan dan ketegangan yang mungkin muncul, setelah MP Saimon - dalam kapasitasnya sebagai Ketua Parlemen - melarang mantan MP dan Wakil Perdana Menteri Natuman untuk kembali ke Parlemen, setelah ditemukan bersalah dalam kasus konspirasi.

Pemimpin-pemimpin partai VP, rekan-rekan anggota parlemen, dan pendukungnya, termasuk Wakil Perdana Menteri Bob Loughman, turut menyaksikan upacara tersebut.

MP Saimon berterus terang kepada Natuman, bahwa keputusan itu adalah keputusan yang sangat sulit baginya dalam situasi seperti itu karena, sebagai anggota parlemen dari VP, dia harus loyal kepada Presiden VP, namun di sisi lainnya, sebagai Ketua Parlemen yang bertanggung jawab atas urusan Parlemen nasional di bawah UU yang relevan, ia berkewajiban untuk menegakkan hukum Vanuatu.

“Saya harus melepaskan topi Ketua Parlemen untuk sementara, dan mengambil posisi saya sebagai MP dari partai VP, untuk melaksanakan upacara rekonsiliasi adat ini untuk Anda, Pelaksana Tugas Presiden VP (Joe Natuman),” katanya.

“Ini adalah kebiasaan kami, secara adat, untuk meminta maaf karena salah satu anggota parlemen di bawah kepemimpinan parpol Anda, harus mengambil keputusan tersebut pada saat itu, (keputusan) yang memaksa Anda untuk mengosongkan kursi Anda di Parlemen.”

“Hal itu adalah hal yang sulit dilakukan oleh siapa pun terhadap pemimpinnya sendiri, tetapi saya harus bertindak sesuai dengan hukum negara ini dan dalam kapasitas saya sebagai Ketua Parlemen.”

Natuman menerima permintaan maaf dan rekonsiliasi itu, meyakinkan MP Saimon bahwa dia mengerti keputusan yang diambil Saimon sebagai Ketua Parlemen itu, sesuai dengan UU di Vanuatu.

Sebelumnya, Natuman juga yang menunjuk Esmon Saimon sebagai Ketua Parlemen dari partainya. (Daily Post)

loading...

Sebelumnya

Tonga desak Pasifik satu suara minta keringanan Tiongkok

Selanjutnya

Pemerintah Fiji diminta jelaskan kasus perbudakan gereja Grace Road

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe