Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Terkait atribut "Papua Merdeka" di FISIP, Soedarmo ancam hentikan dana Otsus Uncen
  • Selasa, 14 Agustus 2018 — 15:14
  • 7277x views

Terkait atribut "Papua Merdeka" di FISIP, Soedarmo ancam hentikan dana Otsus Uncen

Ia tekankan, pemerintah provinsi bakal mengambil tindakan tegas dengan menghentikan pemberian bantuan dana otonomi khusus (Otsus) bidang pendidikan, terhadap Fakultas FISIP Uncen Jayapura, bila terbukti bersalah.
Penjabat Gubernur Papua Soedarmo - Jubi.Dok
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo menilai apa yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM ) Fakultas ilmu sosial dan politik (FISIP) Universitas Cenderawasih saat orientasi perkenalan kampus adalah sebuah penyimpangan.

"Saya sudah minta untuk lakukan penindakan dengan harapan bisa segera ada hasil, agar kejadian serupa tak terjadi di masa mendatang," kata Soedarmo kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (14/8/2018).

Ia katakan, apa yang dilakukan BEM FISIP terhadap mahasiswa baru sudah keluar dari aturan, karena mewajibkan penggunaan atribut maupun simbol Papua Merdeka.

"Yang pasti terkait masalah ini kami sudah koordinasikan dengan rektornya. Tentunya untuk tertibkan kegiatan ospek itu. Sebab dari informasi memang kegiatan yang tidak sesuai dengan susunan acara," ujarnya.

Ia tekankan, pemerintah provinsi bakal mengambil tindakan tegas dengan menghentikan pemberian bantuan dana otonomi khusus (Otsus) bidang pendidikan, terhadap Fakultas FISIP Uncen Jayapura, bila terbukti bersalah.

"Kami nanti akan lihat dan mungkin untuk fakultas itu kita akan hentikan bantuan dana Otsus. Penghentian bantuan ini dimulai kalau terbukti (bersalah)," kata Soedarmo dengan tegas.

Universitas Cenderawasih ( Uncen) Jayapura mengklarifikasi soal beredar luasnya selebaran yang disebut-sebut sebagai salah satu persyaratan orientasi perkenalan kampus ( ospek ) Fakultas ilmu sosial dan politik(FISIP).

Selebaran yang beredar luas di media sosial itu, mencantumkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi mahasiswa baru. Antara lain mengenakan gelang bintang fajar, juga membawa papan 30 x 20 cm yang bertuliskan identitas diri, ditambah dengan kata “Referendum”

Rektor Universitas Cenderawasih, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT mengatakan persyaratan yang di buat dan disebarkan ke media sosial itu, sampai saat ini belum diketahui pihaknya.

"Itu surat tidak jelas karena tidak ada tanda tangan dan cap dari dekan FISIP , dianggap selebaran," kata Safanpo. (*)


 

loading...

Sebelumnya

Penjabat Gubernur Papua pergoki puluhan kontainer berisi  kayu ilegal 

Selanjutnya

Sampai akhir Agustus, kabupaten/ kota harus bentuk tim PKS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe