Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pilkada Papua
  3. SPDP: Keputusan ada di KPU Paniai bukan KPU Papua
  • Rabu, 20 Juni 2018 — 18:59
  • 1394x views

SPDP: Keputusan ada di KPU Paniai bukan KPU Papua

Menurutnya, pernyataan oknum komisioner KPU Papua yang dimuat salah satu media cetak di Jayapura dengan menyebut KPU RI menetapkan dua pasangan calon (paslon) dalam pilkada Paniai adalah informasi yang sensitif.
Demo pemuda dan mahasiswa Paniai di depan Kantor Bawaslu Papua, pekan lalu terkait pilkada Paniai - Jubi/Arjuna.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pemuda dan mahasiswa Paniai yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Demokrasi Kabupaten Paniai (SPDP) dan mahasiswa Meeuwodide kembali menyikapi sengkarut pilkada Paniai, terutama terkait pemberitaan di media.

Ketua Solidaritas Mahasiswa Meeuwodide, Otniel Kobepa dalam pesan elektroniknya kepada Jubi, Rabu (20/6/2018) mengatakan, media sebaiknya mewawancarai langsung pihak KPU Paniai terkait pilkada di wilayah itu, karena semua keputusan dan kebijakan pilkada Paniai ada pada KPU setempat, bukan KPU Papua.

Menurutnya, pernyataan oknum komisioner KPU Papua yang dimuat salah satu media cetak di Jayapura dengan menyebut KPU RI menetapkan dua pasangan calon (paslon) dalam pilkada Paniai adalah informasi yang sensitif.

Apalagi selama ini KPU Paniai masih memegang keputusan penetapan yang mereka lakukan 8 Juni 2018 terkait penetapan paslon tunggal pilkada di wilayah itu.

"Pilkada Kabupaten Paniai berada di tangan KPU Paniai bukan KPU Papua. Apalagi ada oknum di KPU Papua yang kami duga berpihak. Sebaiknya wartawan menanyakan langsung agenda pilkada Paniai ke KPU Paniai," kata Otniel Kobepa.

Ia juga meminta kepada semua pihak di Papua yang bukan penyelenggara dan selama ini membicarakan pilkada Paniai, tidak mengeluarkan penyataan lagi, agar tak menimbulkan polemik. Biarkan KPU Paniai bekerja melanjutkan tahapan yang belum selesai.

"Sebaiknya mendukung KPU Paniai menyelesaikan tahapan dan mensukseskan pilkada Paniai," ucapnya.

Sementara Sekretaris SPDP, Anton Jawame mengatakan, KPU Papua jangan berlebihan mengintervensi KPU Paniai, karena dikhawatirkan akan memicu munculnya konflik yang akan mengorbankan masyarakat Paniai.

Katanya, keputusan KPU Paniai menetapkan paslon tunggal, Meki Nawipa-Oktopianus Gobai sudah final. Setelah keputusan itu, Paniai tetap aman dan damai karena penetapan berdasarkan hukum, didukung SK KPU RI nomor 582/PL.03.2-SD/06/KPU/VI/2018.

"SK itu mempertegas kembali keputusan KPU Paniai. Sebaiknya KPU Pania tidak bernegosiasi dengan siapa pun, termasuk KPU Papua. Lebih baik lanjutkan agenda pilkada Paniai karena pencoblosan  tinggal H-7," Anton Jawame.

Ia meminta oknum di KPU Papua yang diduga mengintevensi KPU Paniai tidak lagi melakukan hal itu, jika tidak pihaknya akan mendesak agar tim seleksi (timsel) calon anggota KPU Papua dan KPU RI mengugurkan oknum yang diduga mengintervensi KPU Paniai dari 14 nama yang akan diajukan ke KPU RI. (*) 


 

loading...

Sebelumnya

Jangan halangi warga Puncak berikan hak suara

Selanjutnya

Doren Wakerkwa: Rakyat Lapago jangan salah pilih gubernur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe