Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Advertorial
  3. Telkomsel digitalkan destinasi wisata di Indonesia Timur
  • Selasa, 20 Februari 2018 — 07:59
  • 853x views

Telkomsel digitalkan destinasi wisata di Indonesia Timur

Komitmen ini merupakan wujud dukungan Telkomsel dalam memajukan pariwisata nasional melalui penggelaran jaringan 4G LTE yang andal di empat destinasi wisata prioritas di Indonesia Timur, yakni Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Morotai (Maluku Utara), Bunaken (Sulawesi Utara), dan Raja Ampat (Papua Barat).
Pemandangan dari puncak Piaynemo - Jubi/Sindung
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Raja Ampat, Jubi - Telkomsel berkomitmen untuk mendigitalisasi berbagai destinasi wisata berkelas dunia di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Indonesia Timur. 

Komitmen ini merupakan wujud dukungan Telkomsel dalam memajukan pariwisata nasional melalui penggelaran jaringan 4G LTE yang andal di empat destinasi wisata prioritas di Indonesia Timur, yakni Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Morotai (Maluku Utara), Bunaken (Sulawesi Utara), dan Raja Ampat (Papua Barat).

Executive Vice President Area Pamasuka Telkomsel, Ronny Arnaz, mengatakan kehadiran infrastruktur telekomunikasi sangat penting dalam menunjang potensi wisata suatu daerah. Untuk itu, pihaknya telah membangun sejumlah BTS 4G LTE baru untuk mempermudah wisatawan yang ingin berbagi dan menyebarkan eksotisme Indonesia ke seluruh dunia.

“Kami berharap upaya kami dalam mendigitalisasi dunia pariwisata ini mampu menarik semakin banyak wisatawan untuk berkunjung langsung menikmati Wonderful Indonesia sehingga turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut,” katanya pekan lalu.

Berbagai upaya yang dilakukan Telkomsel untuk memperkuat destinasi wisata di Indonesia Timur di antaranya optimalisasi jaringan melalui perluasan jangkauan, penambahan kapasitas, dan peningkatan kualitas jaringan untuk kenyamanan layanan telekomunikasi, serta penambahan sistem transmisi dan implementasi layanan 4G LTE untuk memberikan pengalaman broadband yang berkualitas. Di samping itu, Telkomsel juga mengerahkan mobile BTS dan menambah kapasitas jaringan untuk mendukung event berskala nasional maupun internasional di lokasi wisata prioritas.

"Di Wakatobi, Telkomsel telah menggelar 15 BTS 4G LTE. Sementara itu, di Morotai, Bunaken, dan Raja Ampat, Telkomsel telah membangun masing-masing lima, enam, dan tujuh BTS 4G LTE. Secara nasional, Telkomsel telah menggelar 639 BTS 4G LTE di 12 destinasi wisata prioritas di Indonesia," ujarnya, dalam release pers yang dikirimkan ke Jubi, Rabu (14/2/2018).

Untuk menunjang ekosistem broadband yang dapat dimanfaatkan oleh industri pariwisata, kata Ronny, Telkomsel telah membangun 152 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk 103 ribu BTS 3G dan 4G untuk menghadirkan kenyamanan dalam menggunakan layanan data yang lebih berkualitas.

"Saat ini era digital telah mengubah cara wisatawan yang akan melakukan perjalanan, mulai dari mencari dan melihat informasi (look), memesan paket wisata yang diminati (book), hingga membayar secara online (pay)," ujarnya.

Di samping itu, tambah Ronny, kini wisatawan juga semakin aktif dalam menggunggah foto dan video aktivitas maupun panorama di lokasi wisata ke media sosial serta aplikasi pesan instan. 

"Semakin meningkatnya tingkat adopsi pelanggan dalam memanfaatkan layanan digital didukung infrastruktur jaringan broadband yang berkualitas menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk bersaing secara lebih kompetitif dengan negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura,” jelas Ronny.

Seorang peserta trip Raja Ampat, Fariz, mengaku bisa bersyukur terkait dengan adanya kemudahan yang diberikan oleh broadband terbesar dan paling Indonesia.

"Saya bisa lakukan video call ke teman dan kerabat saya di kampung," ujarnya.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, mengakui telekomunikasi sekarang sudah bagus. Tahun 2018 lalu ada 12 BTS yang diberikan oleh pemerintah.

"Dulunya di Piaynemo ikon di uang seratus ribu baru tidak ada sinyal, sekarang ada dan ke semua sudah berantakan meski masih ada yang belum ter-cover semua daerah Raja Ampat," ujarnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Layanan Telekomunikasi Papua dan Papua Barat kembali normal

Selanjutnya

Hanya Rp 10, Telkomsel beri kuota data hingga 5 GB

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe