TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Wamena gelar aksi seribu lilin untuk Clarita
  • Minggu, 21 Januari 2018 — 18:28
  • 2283x views

Wamena gelar aksi seribu lilin untuk Clarita

Aksi yang digelar di Mapolres Jayawijaya pada Minggu (21/1/2018) itu dilakukan oleh anak-anak, orang tua dari berbagai lintas agama.
Aksi seribu lilin untuk Clarita di halaman Mapolres Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

 

Wamena, Jubi – Ribuan masyarakat wamena menggelar  aksi 1000 lilin untuk Clarita Agatha Chritie, korban kekerasan yang meninggal, pada Jumat (19/1/2018). Aksi yang digelar di Mapolres Jayawijaya pada Minggu (21/1/2018) itu dilakukan oleh anak-anak, orang tua dari berbagai lintas agama.

"Kami harapkan kesadaran publik bahwa kekerasan itu tidak baik, karena ketika kekerasan terjadi akan mengganggu psikis anak, dan sebuah kenyataan yang dialami akibat kekerasan berujung fatal," kata Pendeta Emi Titiheru, koordinator aksi seribu lilin Clarita.

Ia menyatakan aksi itu sebagai wujud empati dan solidaritas atas apa yang telah dialami korban dan juga wujud rasa duka yang mendalam. Ia berpesan agar setiap orang tua menerima anak dari Tuhan harus mengasihi, melindungi dan menyayangi serta memberikan pendidikan yang baik, sehingga nantinya akan bertumbuh menjadi anak yang baik.

"Kami minta proses hukum kepada pelaku harus berlaku dengan baik dan seadil-adilnya, itu harapan kami," kata Emi, menegaskan.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengatakan pelaku kekerasan terhadap Clarita adalah ibu kandungnya sendiri bernama Rolina Wahani. “Dan sudah diamankan pada Sabtu (20/1/2018) malam,” kata Yan Pieter .

Menurut dia, pelaku sudah titipkan di Unit PPA Polres Jayawijaya, dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Kapolres, hasil pemeriksaan pelaku menunjukan tersangka telah melakukan tindak kekerasan fisik dan psikis terhadap korban sejak September 2017.

"Hasil visum juga telah kami dapatkan dari RSUD Wamena, dan memang diakui juga telah lakukan kekerasan terhadap Clarita,” katanya.

Tercatat kekerasan dilakukan dengan  menyiram air panas, memukul, ada bekas sulutan rokok, serta beberapa kali disekap di dalam kamar. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Jayawijaya mencocokan dan meneliti data penduduk

Selanjutnya

Kekerasan anak. Selain disiksa Clarita juga disekap ibunya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat