Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pedagang pasar lama Sentani menempati tanah ulayat
  • Minggu, 22 Oktober 2017 — 18:26
  • 784x views

Pedagang pasar lama Sentani menempati tanah ulayat

Terdapat 12 Warung dan 4 kios kelontongan yang dibangun permanen di kawasan tersebut .
Kondisi pasar lama Sentani yang padat serta arus lalu lintas yang tidak teratur. Jubi / Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani,Jubi – Belasan kios dan Warung pedagang di lahan kosong di pasar lama Sentani menempati lahan milik hak ulayat. Terdapat 12 Warung dan 4 kios kelontongan yang dibangun permanen di kawasan tersebut .

“Ketika membangun tempat dagang sudah ada kesepakatan dengan pemilik hak ulayat,"kata seoarang pemilik warung, Nurdin, saat ditemui di warungnya di pasar lama Sentani. Sabtu ( 21/10/2017).

Kesepakatan itu isinya setiap tiga bulan sekali membayar penggunaan lahan sebesar Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. Menurut dia, lahan yang awalnya kosong dan dipagar beton oleh Pemerintah daerah itu dibongkar sehingga digunakan mendirikan warung dan kios.

“Selain itu setiap bulan kewajiban memberi bagian kepada pemilik hak ulayat Pak Mauritz Felle," kata Nurdin menjelaskan.

Dina, seoarang penjual sagu yang tak jauh dari lahan itu mengaku untuk membangun kios atau warung harus berurusan dengan banyak pihak, padahal yang punya hak ulayat hanya satu orang saja.

"Jadi lahan tersebut dijual belikan diatas banyak tangan, jadi tidak hanya satu orang saja yang sebagai pemilik hak ulayat,” kata Dina yang enggan menempati lahan itu.

Warsito Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindutrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura mengatakan akan mendata semua pedagang dipasar lama sekaligus membicarakan pengelolaan lahan kosong dengan pemilik hak ulayat.

"Pastinya kita akan mendata dulu, hal ini berkaitan dengan pemindahan lokasi para pedagang dari pasar lama ke dua pasar yang telah tersedia,” kata warsito.

Ia juga akan berkoordinasi dengan pemilik hak ulayat yang lahannya digunakan membangun kios dan Warung di pasar lama. (*)

loading...

Sebelumnya

Pedagang pasar lama Sentani tidak mau direlokasi

Selanjutnya

Pedagang di pasar lama Sentani: Tempat baru harus jelas, baru kami mau pindah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe